Mahasiswa Stikes Advaita Praktik Keperawatan Komunitas di Desa Tengkudak

Sekolah tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Advaita Medika Tabanan sedang  melaksanakan Praktik Keperawatan Komunitas dan Keluarga di Desa Tengkudak, Kec. Penebel, Kab. Tabanan Bali, Senin (1/4).

Balinetizen, Tabananan

Sekolah tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Advaita Medika Tabanan melaksanakan Praktik Keperawatan Komunitas dan Keluarga di Desa Tengkudak, Kec. Penebel, Kab. Tabanan Bali.

Penyerahan mahasiswa dilaksanakan langsung oleh Ketua Stikes Advaita Wayan Surka, SSi.,MKes kepada pihak Desa Tengkudak diwakili oleh Sekdes I Nengah Susana Yasa bertempat di Wantila Desa Tengkudak, Senin, (1/4/2019), pagi.

Turut hadir dinas terkait antara lain Camat Penebel diwakili oleh Kasi Kesos I Gst Ayu Sri Hartini, Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Dinas Kesehataan Tabanan I Wayan Triana, perwakilan Puskesmas Penebel dr. Gusti Bagus Kurniawan, Ketua Yayasan Cipta Karya Darma (menaungi Stikes Advaita-red) I Dewa Gede Ary Wirawan, para Kadus dan unsur Bhabinkamtibmas Desa Tengkudak.

Dalam sambutannya Ketua Stikes Advaita Wayan Surka mengatakan, Praktik Keperawatan Komunitas dan Keluarga di Desa Tengkudak dilaksanakan selama 1 bulan penuh mulai tanggal 1 -27 April 2019 diikuti sebanyak 30 mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Ners Stikes Advaita Medika Tabanan Tahun Ajaran 2019. “Selama praktik mahasiswa terlebih dahulu melakukan pendataan selama 1 minggu kemudian dilanjutkan dengan presentasi dan pendampingan kesehatan kepada keluarga sasaran di seluruh dusun di Desa Tengkudak”, papar Surka.

Sekdes Desa Tengkudak I Nengah Susana Yasa, menyampaikan apresiasi kepada Civitas Stikes Advaita Tabanan karena telah memilih Desa Tengkudak sebagai lokasi praktek sehingga bisa membantu aparat desa Tengkudak dalam penangulangan berbagai masalah yang ada di desa. “Kami harap adik-adik mahasiswa dapat membantu pengurangi masalah di Desa Tengkudak yang mana masalah tersebut bisa menimbulkan penyakit, misalnya penanggulangan sampah, terangnya.

Baca Juga :
Pameran Seni Lukis dan Topeng : Menjaga Ibu Rupa Batuan

Sementara Ketua Yayasan Cipta Karya Darma I Dewa Gede Ary Wirawan yang juga selaku Ketua KONI Tabanan, pada kesempatan ini meminta kepada mahasiswa untuk berbagi ilmu kepada masyarakat sekaligus belajar bersosialisasi. Ary Wirawan meminta kepada mahasiswa untuk turut serta mensosialisasikan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi Bali 2019 (Porprov) bulan September mendatang yang mana salah satu cabang olahraga yaitu Balap Motor akan dilaksanakan di Desa Tengkudak. “Di Desa Tengkudak ada 1 venues cabor Porprov 2019 yaitu Balap Motor, pengalaman sebelumnya banyak peserta dan sporter yang menginap di rumah penduduk, jadi sangat nyambung jika mahasiswa bisa memberi penyuluhan kepada warga misalnya masalah kebersihan lingkungan, toilet dan sebagainya, olahraga berhubungan erat dengan masalah kesehatan,”pungkasnya.

Mewakili Camat Penebel I Gusti Ayu Sri Hartini pada kesempatan ini berharap mahasiswa yang melakukan praktik dapat menularkan ilmu kesehatannya di masyarakat termasuk mengajak masyarakat turut serta mendukung program desa misalnya dalam hal pengelolaan sampah rumah tangga. “Di Desa Tengkudak saat ini sudah ada kelompok sadar lingkungan yang rutin melakukan pemilahan sampah”, terangnya.

Terakhir pembekalan juga diberikan oleh I Wayan Triana dari Dinas Kesehatan Tabanan yang pada kesempatan ini banyak memaparkan program pemerintah Kabupaten Tabanan di bidang kesehatan, termasuk mekanisme layanan penggunaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan proses pendaftaran asuransi BPJS Kesehatan oleh masyarakat.

Pewarta : I Made Nurbawa

Leave a Comment

Your email address will not be published.