Gus Adhi Serahkan Bantuan RMU di Subak Gede Kemenuh: Selamatkan Pertanian di Rumah Dolar

Foto: Anggota Komisi IV DPR RI Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra yang akrab disapa Gus Adhi  menyerahkan bantuan Rice Milling Unit atau RMU (mesin penggilingan padi) untuk gabungan kelompok Subak Gede Kemenuh di Subak Gunung Sari, Banjar Sumampang, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Kamis siang (4/4/2019).

Balinetizen, Gianyar

Anggota Komisi IV DPR RI Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra yang akrab disapa Gus Adhi  menyerahkan bantuan Rice Milling Unit atau RMU (mesin penggilingan padi) untuk gabungan kelompok Subak Gede Kemenuh di Subak Gunung Sari, Banjar Sumampang, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Kamis siang (4/4/2019).

Nantinya bantuan RMU yang difasilitasi Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, pangan, maritim, dan kehutanan ini bisa digunakan secara bersama di bawah naungan Subak Gede Kemenuh yang merupakan gabungan 12 kelompok subak gabungan di Desa Kemenuh.

Yaitu Subak Gunung Sari, Subak Tengkulak, Subak Bedulu, Subak Enggong, Subak Alas, Subak Teba, Subak Pengingangan, Subak Uma Jero, Subak Wasan Desa, Subak Wasan Kemenuh, Subak Tegenungan, dan Subak Babakan Kepuh.

Bantuan satu unit mesin RMU senilai ratusan juta ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani anggota subak. Dimana mereka bisa mengolah gabah menjadi beras sehingga tidak lagi menjual tebasan (menjual padi di sawah sebelum dipanen) maupun menjual gabah.

“RMU ini sarana prasarana pasca panen agar petani  tidak lagi jual gabah ataupun tebasan tapi jual beras. Inilah posisi penting untuk kemajuan petani di Subak Gede Kemenuh ini,” kata Gus Adhi di sela-sela penyerahan bantuan RMU ini.

RMU Terintegrasi Pertama di Bali

Yang sangat istimewa dan membanggakan lagi pola RMU yang berada langsung di tengah sawah dan jadi satu kesatuan  atau terintegrasi bdengan subak serta dikelola bersama gabungan kelompok subak yang ada di Subak Gede Kemenuh ini merupakan yang pertama di Bali.

Baca Juga :
Besok Diskes Badung Adakan Screening di Br. Sayan Baleran Werdi Bhuwana

Hal ini tidak terlepas dari komitmen Gus Adhi untuk memajukan pertanian Bali dan meningkatkan kesejahteraan para petani. Upaya dan aksi nyata ini juga bagian dari program 4G AMP (Gerakan Arah Maju Pertanian) yang  dicetuskan Anggota Fraksi Golkar DPR RI ini dan juga telah diusulkan kepada Menteri Pertanian agar bisa menjadi program nasional.

Gus Adhi menambahkan keberadaan RMU di Subak Gede juga bentuk upaya serius dirinya bersama petani anggota subak untuk menyelamatkan pertanian di Kemenuh, Gianyar yang belakangan sektor pariwisatanya mulai berkembang pesat.

Jadi jangan sampai pariwisata maju tapi sektor pertaniannya malah mundur apalagi sampai mati perlahan-lahan dan hilang. Jangan sampai pula marak alih fungsi lahan pertanian.

“Di sini rumah dolar tapi kita wajib selamatkan pertanian. Ini perlu komitmen dan perjuangan kita bersama anggota subak,” ajak Gus Adhi yang juga caleg petahana DPR RI dapil Bali nomor urut 2 dari Partai Golkar ini.

Akan Fasilitasi Dryer hingga Bank Tani

Setelah memfasilitasi bantuan RMU, ke depan politisi Golkar asal Kerobokan ini akan terus memperjuangkan berbagai kebutuhan di subak ini. Seperti bantuan dryer (alat pengering gabah) hingga memfasilitasi pembentukan bank tani.

“Keberadaan bank tani ini penting untuk penguatan finansial para petani agar mereka bisa jadi manajer pertanian. Jadi subak  disini tidak  hanya kelola petani anggota subak tapi  juga kelola keuangan petani agar bersama maju serta sejahtera,” ujar Gus Adhi.

Jika keberadaan RMU yang didukung dengan fasilitas dryer juga adanya bank tani secara terintegrasi sukses menjadi pilot project, maka Gus Adhi yakin apa yang diperjuangkan di Subak Gede Kemenuh ini bisa jadi inspirasi untuk subak lainnya. Bahkan akan diduplikasi dan dilakukan di subak-subak lainnya di seluruh Bali.

Baca Juga :
Sosial Distance Dengan Pengaturan Tempat Duduk Diterapkan Pemkot Denpasar

“Jika ini semua bisa ada di tiap subak di Bali, saya yakin Bali akan jadi lumbung pangan Indonesia timur,” pungkas putra dari “sang patriot politik” I Gusti Ketut Adhiputra (almarhum) itu. (wid)

Leave a Comment

Your email address will not be published.