WN Perancis Hampir Usai Arungi Atlantik dalam Tong

Jean-Jacques Savin sedang membuat kapal yang terbuat dari tong di sebuah galangan kapal di Ares, Perancis, 15 November 2018.

 

Balinetizen, St Martin

Seorang warga Perancis yang selama 113 hari mengapung melintasi Samudera Atlantik dalam tong yang dibuat khusus, mengatakan ia bersemangat menjelang akhir perjalanannya.

Awal pekan ini, Jean-Jacques Savin yang berusia 72 tahun, mengunggah pada halaman Facebooknya bahwa 750 kilometer lagi ia akan tiba di pulau St. Martin. Tetapi dalam sepekan terakhir ia hanya menempuh 250 kilometer karena kurangnya angin.

Tanpa mesin, layar atau dayung, ‘kapal’ yang tidak biasa itu hanya mengandalkan angin dan arus untuk mendorongnya maju menempuh jarak 4.800 kilometer dari Kepulauan Canary ke Karibia.

Sambil mengapung, Savin menjatuhkan penanda di samudera itu untuk membantu pakar-pakar kelautan mempelajari arus laut. Pada akhir perjalanan, Savin sendiri akan dipelajari oleh dokter untuk mengetahui efek kesendirian dalam ruang yang tertutup rapat.

Savin secara rutin juga melaporkan perjalanannya, termasuk koordinat GPS yang melacak perjalanannya, pada laman Facebook. Ia menggambarkan perjalanan sebagai “persimpangan di mana manusia bukan kapten kapalnya, tetapi penumpang samudera.”

Petualangan Savin, yang akan menelan biaya sedikit lebih dari $65 ribu, didanai oleh pembuat tong Perancis dan dana masyarakat.[ka]

Sumber : VOA Indonesia

Baca Juga :
Jaya Negara Buka Lokasabha X MGPSSR Kota Denpasar

Leave a Comment

Your email address will not be published.