Badung Siapkan Sekolah Negeri Baru di Kuta Utara

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Badung,  Drs. I Ketut Widia Astika, MM/MB

Balinetizen, Mangupura

Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Badung mengadakan jumpa pers, Kamis (25/4/2019) yang membahas mengenai program inovatif dinas pendidikan, kepemudaan, dan olahraga dalam upaya meningkatkan kualitas SDM sebagai tujuan pendidikan di Kabupaten Badung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Badung,  Drs. I Ketut Widia Astika, MM memaparkan inovasi program prioritas, salah satunya membangun unit sekolah baru. Sebelumnya, Kabupaten Badung memiliki SMP Negeri berjumlah 22 sekolah, dengan jumlah siswa 7.204 orang, dan SMP Swasta 38 sekolah, dengan jumlah siswa 2.753 orang, namun meningkatnya jumlah calon peserta didik tiap tahunnya membuat kuota sekolah tidak dapat memenuhi permintaan masyarakat. Hingga akhirnya, di tahun 2018 lalu Kabupaten Badung telah membuka sebanyak lima sekolah menengah pertama (SMP), dan tahun ini Kabupaten Badung kembali menyiapkan sekolah baru, SMP N 4 Kuta Utara, yaitu di daerah Canggu.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kesulitan mendapat akses pendidikan, terutama sekolah negeri, akibat diterapkannya sistem zonasi,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Badung, Drs. I Ketut Widia Astika, MM.

Selain pembangunan sarana dan prasarana, Kabupaten Badung juga menganggarkan bantuan pendidikan sebanyak Rp 6.5 miliar untuk siswa kurang mampu yang berdomisili di Kabupaten Badung. Untuk guru honorer, Kabupaten Badung juga telah menyiapkan dana sebesar Rp 105 miliar sebagai bentuk dorongan pemerintah untuk meningkatkan kompetensi guru honorer di Kabupaten Badung.

Untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online di Kabupaten Badung telah dipersiapkan dengan bekerjasama dengan Kominfo. Dengan kerjasama ini, diharapkan siswa yg berada di pelosok dapat mengakses PPDB online tanpa adanya hambatan.

Baca Juga :
Presiden: Sistem Pencegahan Kunci Utama Pemberantasan Korupsi

“Sistem PPDB online sudah kami persiapkan dengan bekerjasama dengan Kominfo, Kabupaten Badung hanya mampu memfasilitasi siswa, apabila siswa tidak lolos dari periode yang telah ditentukan, otomatis siswa itu akan terlempar,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, untuk menghindari hal tersebut, maka pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga bekerjasama dengan Kominfo untuk memfasilitasi siswa agar mudah menjangkau internet, dan menginstruksikan kepala sekolah di Kabupaten Badung untuk membantu siswa dalam melakukan pendaftaran PPDB online.

Pewarta: Hana Sutiawati

Leave a Comment

Your email address will not be published.