Model Berjilbab Tampilkan Baju Renang pada Sampul Majalah

Model dan mantan pengungsi Halima Aden sedang didandani saat sesi pemotretan di sebuah studio di New York, 28 Agustus 2017

 

Supermodel Amerika Somalia menjadi perempuan pertama yang tampil pada sampul Sports Illustrated mengenakan jilbab dan burkini.

Halima Aden ditampilkan dalam edisi baju renang majalah itu tahun 2019 dengan mengenakan pakaian renang yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah, tangan dan kaki.

Aden, yang lahir di kamp pengungsi Kakuma, Kenya, pindah ke Amerika ketika berusia 7 tahun. Ia mengatakan pemotretan, yang dilakukan di Kenya itu, adalah pengalaman yang sangat menguras emosinya.

Aden juga membuat sejarah tahun lalu, menjadi perempuan berjilbab pertama yang ditampilkan pada sampul majalah Vogue Inggris. Bulan lalu, ia dan dua model Muslim lainnya adalah model kulit hitam pertama yang mengenakan jilbab yang muncul pada sampul Vogue Arabia.

Embedded video

Burkini yang dikenakan Aden adalah buatan perancang Australia, Aheda Zanetti, yang mengatakan pakaian renang itu dibuat untuk memungkinkan Muslimah berpartisipasi dalam gaya hidup pantai Australia.

Zanetti mengatakan burkini juga digemari kalangan non-Muslim, termasuk “Yahudi, Hindu, Kristen, Mormon, dan perempuan dengan berbagai masalah tubuh.”

Tetapi busana renang itu juga menuai kontroversi. Beberapa kota di Perancis melarang pemakaian burkini, terutama di kolam renang umum. Pejabat-pejabat membenarkan larangan itu dengan dasar undang-undang yang melarang berenang dalam balutan pakaian jalanan. Larangan juga diberlakukan di satu kota di Jerman dan resor-resor di Maroko.[ka]

Sumber : VOA Indonesia

Baca Juga :
BKPM: Investasi Mendorong Peningkatan Ekonomi Nasional

Leave a Comment

Your email address will not be published.