Lokasabha VII Peradah Jembrana, Wabup Kembang : Program Peradah Harus Kekinian

Keterangan foto: Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan membuka Lokasabha VII PERADAH (Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia) Jembrana Tahun 2019 bertempat di Aula Gedung Kesenian Bung Karno, Jumat (17/5)/MB

Jembrana (Balinetizen.com) –

Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan membuka Lokasabha VII PERADAH (Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia) Jembrana Tahun 2019 bertempat di Aula Gedung Kesenian Bung Karno, Jumat (17/5). Pembukaan Lokasabha tersebut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Jembrana, Ketua Peradah Bali, Pengurus Peradah Jembrana, PHDI Jembrana dan sejumlah undangan.

Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dalam sambutannya berharap agar dalam pemilihan ketua tidak menggunakan voting namun menggunakan musyawarah sesuai dengan Pancasila. “Dalam kepengurusan nantinya harus mengutamakan musyawarah. Jangan sampai ada voting. Harus sesuai dengan ideology kita Pancasila yang mengutamakan Gotong Royong dan Musyawarah Mufakat” ujar Wabup Kembang.

Wabup Kembang juga berharap kepengurusan Peradah diisi generasi – generasi muda yang lebih energik, dinamis dan programnya harus visioner dengan selera anak muda kekinian. “Harapan saya tentunya programnya harus visioner dan kekinian. Kita harus sadar, anggota Peradah sekarang dari generasi berbeda dan kita harus mengikuti juga selera masing masing generasi selama tidak keluar dari jati diri dan karakter bangsa” kata Wabup Kembang

Wabup Kembang memaparkan bahwa kita memiliki berbagai generasi dengan berbagai pola pikir dan selera berbeda. Generasi tersebut adalah Baby Boomers (Lahir Pada Rentang Tahun < 1960), Generasi X (Tahun Kelahiran 1961-1980), Generasi Y – Generasi Millennial (Tahun Kelahiran 1981-1994), Generasi Z (Tahun Kelahiran 1995-2010), Generasi Alpha (Tahun Kelahiran 2010-Sekarang).

Maka dari itu Wabup Kembang sangat berharap program Peradah ke depan bisa masuk ke berbagai generasi tersebut. Bagaimana Peradah harus bisa mensosialisasikan programnya dan bagaimana Peradah bisa membuat generasi Y, Generasi Z tersebut untuk ingin terlibat di Peradah. “Anak muda sekarang akrab dengan smart phone. Nah, bagaimana Peradah harus bisa aktif agar programnya bisa diakses smartphone dan membuat konten menarik dengan media social dan lain sebagainya” papar Wabup Kembang.

Baca Juga :
Antisipasi Penularan Covid-19 Dalam Menghadapi Adaptasi Kebiasaan Baru, Dishub Kota Denpasar Koordinasi Kesiapan Stakeholder Yang Beroperasi di Pelabuhan Sanur

Wabup Kembang juga mengajak generasi muda di Peradah agar menjadi generasi digital entrepreneur dengan memanfaatkan internet dan juga media social. Anggota Peradah di era digital ini diharapkan juga aktif dalam membuat konten di bidang digital seperti vlog, produk, kemasan hingga branding. Bahkan Wabup Kembang mengajak Peradah untuk membuat berupa seminar digital entrepreneur. “Ayo di programkan, nanti saya ajak pembicara dengan materi yang menarik” ajaknya.

Selain membahas digital entrepreneur Wabup Kembang juga menyampaikan bahwa tantangan terberat generasi muda sekarang adalah Narkoba. Menurut Kembang Peradah juga harus ikut dalam mencegah peredaran narkoba pada generasi muda. Ia menambahkan bahwa narkoba jangan dilihat dari sisi bisnis saja, namun merupakan upaya untuk menghancurkan bangsa. “Narkoba membuat generasi lemah, konsumtif dan tidak mampu berproduksi” ungkapnya.

Sementara itu Panitia Lokasabha I Putu Agus Setiawan mengatakan Lokasabha kali ini mengambil tema Suksesi Kepemimpinan Menuju Peningkatan Kualitas Spiritual Pemuda Hindu di Era Millenium. Menurut Agus, Lokasabha kali ini berlangsung selama satu hari dengan agenda pemilihan Ketua Peradah Jembrana periode 2019 – 2022.

Sumber: Humas Pemkab. Jembrana

Leave a Comment

Your email address will not be published.