Dibuka Ny. Seniasih Giri Prasta, Dinas P2KBP3A Badung Gelar Workshop Kesetaraan Gender 

Keterangan foto: Penasehat DWP Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta membuka kegiatan Workshop Kesetaraan Gender dalam Pembangunan di Kabupaten Badung Tahun 2019, Senin (27/5)/MB

(Balinetizen.com) Mangupura –

Ny. Seniasih Giri Prasta selaku Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung didampingi Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Badung dr. I Gede Putra Suteja, Ketua DWP Badung Ny. Nesya Yoga Segara, membuka kegiatan Workshop Kesetaraan Gender dalam Pembangunan di Kabupaten Badung Tahun 2019, Senin (27/5) di ruang pertemuan Rumjab. Bupati Badung. Workshop tersebut diikuti 70 peserta dari PKK Kabupaten Badung, DWP Badung, YKI Cabang Badung, IBI Badung, WHDI Badung dan K3S Badung.

Plt. Kadis P2KBP3A Kabupaten Badung dr. I Gede Putera Suteja menjelaskan, kesetaraan gender adalah istilah atau jargon yang sering digaungkan karena merupakan salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG,s) yang tentunya memerlukan keterlibatan berbagai pihak untuk mencapai kondisi kesetaraan gender. Kondisi kesetaraan gender dapat diukur dari Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG). Berdasarkan data tahun 2010-2017 angka IPG Kab. Badung adalah berada pada kisaran 91,33 – 94,39. Hal ini menunjukkan Trend IPG yang selalu meningkat, dapat diartikan sebagai menurunnya angka ketimpangan gender. Sedangkan angka IDG Badung berada pada kisaran 53,24 – 58,85, hal ini menunjukkan peranan aktif perempuan dalam berpolitik, partisipasi dalam pengambilan keputusan serta sumbangan pendapatan perempuan semakin meningkat dari tahun ketahun.

Ditambahkan, tujuan workshop guna menambah wawasan pengetahuan tentang kesetaraan hak dan kewajiban perempuan dan laki- laki dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, dan bernegara, serta meningkatkan partisipasi dan memperkuat sinergi antar pemerintah dengan organisasi perempuan. Melalui kegiatan ini diharapkan, meningkatnya pengetahuan dan wawasan mengenai gender. Serta terwujudnya koordinasi dan senergi antar organisasi perempuan dengan pemerintah dalam upaya mewujudkan program/ kegiatan pembangunan berperspektif gender di Kabupaten Badung.

Baca Juga :
Presiden Jokowi Akan Tinjau Lumbung Pangan dan Resmikan Bendungan Napun Gete di NTT

Kegiatan ini mendatangkan tiga Narasumber yaitu DR. dr. Made Nyandra, Sp. Kj. M.Repro. FIAS, Universitas Dyana Pura dengan materi “Potensi Perempuan dalam Pembangunan Daerah”. Drs. Nyoman Darmawan, M.Si dari Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Badung dalam materi “Arah Pembangunan Badung yang Berbasis Gender” dan Ida Ayu Maharani SPsi, MSi dari Yayasan Sukham Sukinah Bhawantu dengan materi “Peran dan Strategi Organisasi Perempuan dalam Perlindungan Hak Perempuan dan Anak”.

Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan bahwa, sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri Aparatur Sipil Negara (ASN), Darma Wanita Persatuan wajib bersyukur dan patut berbangga bahwa DWP merupakan organisasi perempuan yang besar yang telah menjalankan program kerja organisasi secara terstruktur. DWP memiliki rencana strategis yang telah digariskan tahapan – tahapan Road Mep untuk membangun percepatan dalam upaya mensejahterakan anggota, keluarga dan masyarakat. Selain itu DWP juga mendorong kaum perempuan secara umum dan anggota DWP khususnya untuk terus berkiprah dan berkarya dalam memberdayakan dirinya, mampu mandiri secara ekonomi dan berperan lebih luas untuk turut serta menggerakan roda pembangunan nasional.

Dijelaskan tantangan perkembangan kemajuan teknologi imformasi saat ini, DWP diharapkan dapat menjadi salah satu unsur yang dapat mempercepat terwujudnya kesetaraan gender dengan mengambil peran strategis dalam meningkatkan dan mengembangkan program- program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi para anggota dan masyarakat pada umumnya. “Saya mengajak para pengurus dan anggota DWP di Badung bersama-sama berupaya meningkatkan kualitas kita sebagai anggota organisasi istri ASN, sehingga mampu bekerja secara profesional dalam menjalankan program kerja yang terintegrasi,” ujarnya.

Sumber: Humas Pemkab. Badung

Baca Juga :
Bahas Strategi UMKM Era Digital, Ketua Dekranasda Denpasar Buka Webinar UMKM Denpasar

Leave a Comment

Your email address will not be published.