Disbud. Badung Selenggarakan Seminar Sarana Upakara

Keterangan foto: Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung IB. Anom Bhasma membuka seminar pelatihan tentang tata cara pembuatan sarana ulam upakara dan pelaksanaan upacara yadnya, bertempat di Museum Yadnya, Senin (27/5)/MB

(Balinetizen.com) Mangupura¬†–

Guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bentuk, fungsi, makna, sarana upakara dan pelaksanaan upacara yadnya, Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung menyelenggarakan seminar pelatihan tentang tata cara pembuatan sarana ulam upakara dan pelaksanaan upacara yadnya, bertempat di Museum Yadnya yang terletak disebelah barat Pura Taman Ayun, Desa Mengwi, Kabupaten Badung, Senin (27/5).

Hadir sebagai Narasumber dalam seminar ini Ida Pedanda Gede Giri Dwija Guna dari Gria Giri Sari Uma Ngenjung Angantaka, Badung. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung IB. Anom Bhasma, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Badung. Seminar diikuti Bendesa Adat se-Kabupaten Badung, para Serati Banten serta para siswa-siswi pelajar SMA dan SMP di Kabupaten Badung. Seminar akan diisi dengan “dharmatula” tanya jawab yang dilaksanakan beberapa tahapan dari Senin 27 Mei hingga Rabu 31 Juli 2019 mendatang.

Ketua panitia pelaksana seminar Ida Ayu Komang Kalpika dalam laporannya menyampaikan dasar pelaksanaan seminar ini yaitu peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI no. 5 Tahun 2019 dan Surat Keputusan Bupati Badung tentang pembentukan panitia, penunjukan narasumber dan peserta seminar pengelolaan kekayaan budaya, pembuatan ulam upakara dan belajar bersama di museum yadnya. Lebih lanjut dikatakan seminar tentang tata cara pembuatan sarana ulam upakara dan pelaksanaan upacara yadnya ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan para peserta seminar di kehidupan sehari-hari dalam melaksanakan upacara yadnya. “Semoga dengan dilaksanakannya Seminar ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan para peserta kedepannya di Kabupaten Badung dalam melaksanakan upakara dan upacara yadnya,” ungkapnya.

Baca Juga :
DPRD Badung Tetapkan RAPBD 2021 di Angka Rp3,8 Triliun

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung IB. Anom Bhasma disela-sela acara mengatakan, digelarnya seminar pelatihan ini pihaknya dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung ingin mensosialisasikan kepada para peserta seminar yaitu para bendesa adat dan serati banten tentang bagaimana pelaksanaan upakara dan upacara yadnya terutamanya dewa yadnya. “Kami dari Dinas Kebudayaan Kab. Badung ingin meluruskan persepsi di masyarakat dengan menghadirkan narasumber untuk memberikan pengetahuan tentang ukuran upakara itu seperti apa dan bagaimana tingkatan sesuai dengan kemampuan didalam pelaksanaannya dan sarana upakaranya berdasarkan sastra. Sehingga masyarakat kedepan untuk melaksanakan yadnya dapat mengerti dan memahami makna filosofi dari upakara dalam pelaksanaan upacara yadnya,” terangnya. Lebih lanjut pihaknya juga mengharapkan kepada generasi muda siswa-siswi pelajar di Kabupaten Badung agar mengetahui tentang upacara yadnya, bagaimana proses membuat sarana ulam upakara. “Ini akan kami latih kedepannya agar generasi muda Kab. Badung mengetahui sejak dini makna dan fungsi upakara dalam pelaksanaan upacara yadnya,” imbuhnya.

Sumber: Humas Pemkab. Badung

Leave a Comment

Your email address will not be published.