Diduga Karena Depresi, Ketut Budiasa Gantung Diri Di Dapur

Diduga Karena Depresi, Ketut Budiasa Gantung Diri Di Dapur

Balinetizen.com, Buleleng

Ketut Budiasa (35) warga Banjar Dinas Kuum, Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, pada Sabtu (8/6) sekitar Pukul 06.00 Wita ditemukan meninggal dalam posisi gantung diri oleh istrinya bernama Kadek Dwi Sukma Pratiwi (33).
Kronologi kejadian, korban Ketut Budiasa pada malam harinya tidur di ruang tamu sendirian. Ulahnya ini, tidak seperti biasanya yang kerap tidur bersama istri dan anaknya. Sekitar Pukul. 23. 00 Wita, korban di lihat oleh istrinya di luar masih tidur. Selanjutnya, pada pagi harinya sekitar Pukul 06.00 Wita, seperti biasanya Istri korban bangun tidur bersama anaknya yang aakan berangkat sekolah di SD desa setempat. Setelah itu, ia menjadi kaget, lantaran tidak melihat suaminya tidur di Ruang tamu. Selanjutnya, ia keluar mencari suaminya di sekitaran rumah. Disaat ia menuju kedapur, betapa terkejutnya setelah melihat suaminya tegantung di serambi dapur menggunakan tali plastik warna biru tua. Saat itu juga ia berteriak histeris dan meminta tolong. Mendengar teriakan minta tolong, orang tua suaminya dan para tetangganyapun pada berdatangan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban Ketut Budiasa selama ini menderita sakit depresi. Sakitnya ini diderita sudah lebih dari 6 bulan, dan malahan sudah pernah berobat ke RSJ Bangli. Pihak keluarga sudah ikhlas menerima kepergian Korban. Korban akan di Kremasi pada Senin (10/6) di pemakaman Desa Banyuatis.

Pewarta : Gus Sadarsana

Editor : Sutiawan

Baca Juga :
Saksi Dengan Suhu Tubuh 37,3 Dikeluarkan, Satgas Covid-19 Minta Patuhi Prokes

Leave a Comment

Your email address will not be published.