Bersih bersih Internal Partai, Golkar Bali Lengserkan 6 Ketua

Rapat pleno pengurus Golkar Buleleng, pada Selasa (18/6) siang disekretariat DPD II Partai Golkar Buleleng

Balinetizen.com, Buleleng

Berdasarkan hasil rapat pleno pada, Selasa (4/6) lalu. DPD I Partai Golkar Bali dibawah komando Plt Ketua DPD I Golkar Bali Gede Sumarjaya Linggih yang akrab disapa Demer ini, mengambil keputusan yang spektakuler dengan melengserkan 6 Ketua DPD II Partai Golkar diseluruh Bali.

Ke 6 para ketua yang dilengserkan itu, diantaranya Ketua DPD II Golkar Badung I Wayan Muntra, Ketua DPD II Golkar Tabanan Ketut Arya Budi Giri, Ketua DPD II Golkar Jembrana I Wayan Suardika, Plt. Ketua DPD II Golkar Buleleng I Made Adi Djaya, Ketua DPD II Golkar Karangasem Made Sukerana, Ketua DPD II Golkar Bangli I Wayan Gunawan.

Ternyata tidak hanya cukup melengserkan para ketua saja, namun mengarahkan para plt ketua partai yang ditunjuk untuk merevitalisasi kepengurusan. Seperti yang dilakukan Plt Ketua Partai Golkar Buleleng IGK Kresna Budi. Ia menggelar rapat pleno pada Selasa (18/6) siang disekretariat DPD II Partai Golkar Buleleng. “Dalam waktu dekat ini, sudah ada rancangan pergantian jabatan struktur pengurus di internal Partai Golkar Buleleng” ucap tegas IGK. Kresna Budi.

Disebutkan bahwa hasil rapat pleno itu, terdapat beberapa nama kader yang duduk di struktur pengurus sudah dipastikan untuk segera diganti.”Revitalisasi pengurus ini, berdasarkan arahan dari DPD I Partai Golkar Bali. Untuk mengganti beberapa kader yang duduk di struktur partai,”ungkap Kres Budi.

“Jadi dalam rapat pleno ini, pada intinya menerima masukan dari beberapa pengurus Partai Golkar Buleleng. Sehingga nantinya dalam membuat keputusan, tidak menimbulkan riak-riak di internal Golkar Buleleng.” jelasnya.

Iapun menegaskan revitalisasi pengurus, diperlukan aspirasi dari bawah. Malahan mereka mengatakan perlunya penyegaran, agar bisa berbuat demi kemajuan partai dan kemajuan masyarakat Buleleng.

Baca Juga :
Bupati Suwirta Terima Dokumen IKPLHD Dari Universitas Udayana

Dalam penyegaran pengurus ini, kami menjamin bahwa beberapa kader Partai Golkar yang tidak lagi duduk di struktur, akan ditempatkan sebagai penasehat partai” terang Kresna Budi.

“Tidak akan ada istilah kader yang disingkirkan dari partai. Sebab penyegaran ini bagian dari upaya pengkaderan yang mesti dilakukan Partai Golkar Buleleng” jelasnya.

Diungkapkan juga, selain dilakukan penyegaran, akan ada perampingan pengurus supaya lebih efesien,”Kemungkinan yang duduk dikepengurusan, dominan kader muda yang potensial. Apalagi kalau sampai 75 persen terjadi pergantian kader muda.” tandas Kresna Budi, GS

Leave a Comment

Your email address will not be published.