Komisi III Rakor dengan Bapenda Badung, Sikapi Tidak Tercapainya Target Pendapatan Badung

Keterangan foto: Komisi III DPRD Badung langsung mengadakan rapat koordinasi (rakor) dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bertempat di kantor Bapenda Badung, Sempidi, Jumat (5/7) kemarin/MB

(Balinetizen.com) Mangupura –

Komisi III DPRD Badung langsung mengadakan rapat koordinasi (rakor) dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bertempat di kantor Bapenda Badung, Sempidi, Jumat (5/7) kemarin. Rakor ini secara khusus menyikapi tidak tercapainya target pendapatan pemerintah “gumi keris” yang terancam membuat APBD Badung tahun 2019 kembali defisit.

Rakor dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, I Putu Alit Yandinata dan dihadiri sejumlah anggota, seperti I Gede Aryantha dan Ketut Subagia. Hadir pula Kepala Bapenda Badung I Made Sutama beserta jajarannya.

Dalam kesempatan itu, Alit Yandinata meminta pihak Bapenda membeberkan realisasi target pendapatan yang telah tercapai. Pihaknya juga mempertanyakan kendala yang dihadapi, sehingga target pendapatan daerah bisa meleset.

“Dalam rapat koordinasi ini, kami ingin mengetahui capaian target dan kendala yang dihadapi. Kok realisasi target pendapatan bisa tidak tercapai,” ujarnya.

Politisi muda asal Abiansemal Dauh Yeh Cani ini juga meminta jajaran Bapenda agar berupaya memaksimalkan potensi yang ada. Sehingga dari rentan waktu yang masih tersedia sampai bulan Desember 2019 ini semua potensi pendapatan yang ada di wilayah Badung bisa terpungut.

“Kami minta kepada jajaran Bapenda agar maksimal dalam bekerja. Semua potensi harus tergarap. Di tengah ancaman defisit jangan sampai masih ada pajak yang hilang,” kata Alit Yandinata.

Sementara untuk mengejar usaha-usaha yang membandel bayar pajak, pihaknya di Komisi III juga siap membantu. “Kalau memang ada wajib pajak tidak bayar pajak, kami di Komisi III siap ikut turun. Intinya, tidak boleh ada loose pendapatan. Apalagi karena wajib pajak membandel,” tegasnya.

Baca Juga :
Meraih Harta dan Mencapai Moksha Sakala, Kekeliruan Menafsir Tujuan Hidup 

Sementara Kepala Bapenda Badung, Made Sutama, dihadapan Komisi III  mengaku telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pemungutan. Menurutnya meski dalam semester ini target pendapatan belum tercapai, namun dilihat dari trend pendapatan, pada semester pertama tahun 2019 pendapatan Badung mengalami peningkatan dari semester yang sama pada tahun sebelumnya.

Dibeberkan adapun realisasi pendapatan Badung hingga Juni 2019, pendapatan daerah mengalami peningkatan 14,04 persen dari Rp 1.903.977.973.976,31 (Juni 2018) menjadi Rp  2.171.972.423.633,76 (Juni 2019) atau meningkat sebesar Rp 267.994.449.657,45.

“Berdasarakan data yang kami pegang terjadi peningkatan pendapatan daerah yang bersumber dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain PAD yang sah,” ungkap Made Sutama.

Kendati demikian, dari seluruh sumber pendapatan daerah, pemasukan dari retribusi daerah mengalami penurunan 15,03 persen, di mana retribusi daerah pada Juni 2019 mencapai Rp 55.469.360.026,71 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 65.279.075.133,13 atau berkurang Rp 9.809.715.106,42.

“Tapi kalau dilihat keseluruhan hingga semester pertama kan meningkat, hanya retribusi daerah yang turun selebihnya mengalami peningkatan. Seperti pajak daerah mencapai Rp 1,7 triliun lebih dari Rp 1,4 triliun lebih,” tegasnya seraya menambahkan pendapatan daerah dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan mencapai Rp 219.978.006.932,67 dari Rp 217.941.534.397,31 dan pendapatan lain-lain PAD yang sah dari Rp 149.602.285.149,21 menjadi Rp 151.014.505.309,80.

Pihaknya pun mengaku akan terus berupaya mengejar kekurangan ini agar bisa maksimal sampai akhir tahun ini. “Dan kami akan terus genjot. Semua potensi pendapatan akan kami garap,” tegas Sutama.

Atas kondisi ini, pihaknya mengaku sudah melaporkan kepada Sekda Badung selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Kami akan tetap berupaya mewujudkan target pendapatan yang telah disepakati karena itu merupakan cita-cita untuk mewujudkan pembangunan di Badung,” pungkasnya. *sar

Baca Juga :
KPK panggil anggota DPR Achmad Hafisz Tohir

Leave a Comment

Your email address will not be published.