Tingkatkan kualitas Pelayanan Pertolongan Pertama, PMI Bali Gelar TOT

 

Balinetizen.com, Denpasar

Semakin meningkatnya pembangunan dan pesatnya mobilitas dan kemajuan teknologi, menuntut PMI untuk terus berbenah salah satunya melalui peningkatan kapasitas dan kualitas layanan Kepalangmerahan di masyarakat. Dan Pertolongan Pertama merupakan salah satu bidang pelayanan PMI di seluruh Indonesia, sehingga diperlukan SDM yang berkualitas guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menjawab tantangan tersebut, secara berkelanjutan PMI senantiasa melaksanakan peningkatan kapasitas bagi SDM nya baik dalam bentuk Pelatihan Spesialisasi maupun Pelatihan Pelatih untuk Bidang Pertolongan Pertama. Seperti yang dilaksanakan pada tanggal 8-14 Juli 2019 PMI Provinsi Bali melaksanakan Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainer/ToT) bidang Pertolongan Pertama (PP) bertempat di Markas PMI  Provinsi Bali Jln. Imam Bonjol Km. 3 No. 182 Denpasar.

Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 18 (delapan belas) orang yang berasal dari seluruh Kota dan Kabupaten di Bali dan 1 (satu) orang perwakilan dari PMI Kabupaten Manggarai-NTT yang turut bergabung dalam kegiatan. Peserta merupakan pelaku pertolongan pertama yang sebelumnya telah menyelesaikan tahapan proses pelatihan pertolongan pertama dasar hingga spesialisasi. Sedangkan Pelatih/Fasilitator yang dilibatkan dalam kegiatan merupakan Pelatih-pelatih PMI Provinsi Bali yang kompeten dan telah tersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Selama Pelatihan berlangsung peserta mendapatkan refresh/penyegaran materi pertolongan pertama yang mencakup keseluruhan materi yang dilanjutkan dengan sesi praktek sebagai seorang Pelatih berupa pemberian materi atau menfasilitasi kegiatan pembelajaran terkait materi-materi Pertolongan Pertama. Pada tahapan ini, seorang Pelatih dituntut menguasai materi serta dapat menyampaikannya dengan baik kepada audiens atau masyarakat target. Sehingga informasi terkait ilmu pertolongan pertama dapat dipahami dengan sebaik-baiknya oleh audiens untuk kemudian dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :
Jamaika sapu medali 100m putri, Thompson-Herah dekati rekor Flo Jo

Bapak Eko Wardani selaku Koordinator Pelatihan ToT Bidang Pertolongan Pertama menyampaikan bahwa Kompetensi yang nantinya dimiliki oleh para Pelatih Pertolongan Pertama diharapkan dapat dipergunakan untuk memfasilitasi Pelatihan dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Selain itu dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan Pelatihan Pertolongan Pertama baik internal maupun eksternal, maka sangat diperlukan SDM-SDM terlatih untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut. “Selain itu Pelatih yang bertugas dengan kompetensi yang dimiliki tersebut pada akhirnya dapat berperan sebagai agen pencitraan PMI” Imbuhnya.

Editor : Sutiawan

Leave a Comment

Your email address will not be published.