Dua Penumpang Tewas Akibat Tabrakan Bus Yoanda Prima dengan Truk Tronton di Dharmasraya

Petugas dibantu masyarakat mengevakuasi penumpang Bus Yoanda Prima yang mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera Nagari Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya,  Rabu (24/7) pukul 01.30 dini hari. (ANTARASUMBAR/Ilka Jensen)

Balinetizen.com, Pulau Punjung

Dua penumpang tewas akibat kecelakaan Bus Yoanda Prima yang bertabrakan dangan Truk Tronton di Jalan Lintas Sumatera Nagari Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat pada Rabu pukul 01.30 Wib dini hari.

“Ada dua korban yang meninggal dunia, sedangkan korban luka ada tiga orang. Kecelakaan ini masih ditangani lebih lanjut,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Dharmasraya, Iptu Agus Salem di Pulau Punjung, Rabu,

Ia mengatakan penumpang meninggal dunia bernama Agusman (48) asal Kecamatan Pauh, Kota Padang dan

Novelia Irawan (25) asal Koto Nan Ampek, Kota Payakumbuh.

Sedangkan tiga korban luka, kata dia, tangan mendapat perawatan di Rumah Sakit Amum Daerah Sungai Dareh. Secara umum, korban mengalami luka robek, luka lebam, dan gores-gores karena benturan keras.

Ia menjelaskan kecelakaan berawal saat Truk Hino Tronton BA 8986 JU yang dikemudikan Ardo (23) datang dari arah Padang menuju Jambi dalam kecepatan sedang pada lintasan lurus.

Dari arah berlawanan Bus Yoanda Prima BG 7000 I yang kemudikan Anton (43) melaju dengan kecepatan tinggi saat akan mendahululi bus NPM.

“Kerena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan,” katanya.

Peristiwa itu sempat memicu kemacetan sehingga untuk mengurainya dilakukan sistem buka tutup, kata dia.

Saat ini pihaknya sudah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan di Satuan Lalu Lintas Polres Dharmasraya.

Kerugian dalam peristiwa kecelakan ditaksir mencapai Rp30 juta, tambah dia. (Antaranews)

Baca Juga :
Bupati Suwirta Minta Perangkat Desa Adat dan Dinas dapat proaktif menyusun rencana dalam mensejahterakan masyarakat di Desa masing-masing

Leave a Comment

Your email address will not be published.