Ketut Rastini Tewas Masuk Jurang Kedalaman 8 Meter

Korban Ketut Rastini (35) yang beralamat di Banjar Tingkih Kerep, Desa Jinangdalem, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. 

Balinetizen.com, Buleleng

Sungguh malang nasib yang dialami Ketut Rastini (35) yang beralamat di Banjar Tingkih Kerep, Desa Jinangdalem, Kecamatan/Kabupaten Buleleng. Bagaimana tidak, pasalnya saat ia mengendarai sepeda motor honda vario texno DK 4034 EV yang melintasi jalan raya Denpasar-Singaraja, tepatnya di KM 12,00, Wilayah Banjar Dinas Prerenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, tidak bisa menguasai kendaraannya. Sehingga terjatuh kejurang dengan kedalaman 8 meter.

Akibat dari peristiwa tersebut, ia meninggal dunia karena mengalami perdarahan ditelinga kiri, luka robek pada dahi, luka robek pada mata kanan, robek punggung kaki kanan. Ia dinyatakan meninggal dunia saat diperiksa di RSUD Buleleng.

Kronologis peristiwa, berawal pada Jumat, 26 Juli 2019 sekitar Pukul 12.15 Wita, korban Ketut Rastini mengendarai sepada motor honda Texno DK 4034 EV yang datang dari arah Selatan menuju ke arah Utara dengan membonceng Wayan Juli Andari (15) dan Kadek Ebil Satria Wiguna (8).

Pada saat melintasi jalan turunan dan akan menikung kekanan, ia tidak bisa menguasai kendaraannya dalam artian lepas kendali. Sehingga sepeda motor melaju lurus dan kemudian ia bersama yang dibonceng terjatuh kejurang dengan kedalaman 8 meter.

Dari peristiwa yang menggiriskan hati itu, Ketut Rastini mengalami perdarahan ditelinga kiri, luka robek pada dahi, luka robek pada mata kanan, robek punggung kaki kanan dan dinyatakan meninggal dunia saat diperiksa di RSUD Buleleng.

Sedangkan kedua orang yang diboncengnya yakni Wayan Juli Andari mengalami luka patah pada tangan kiri dan kanan luka robek pada bawah mata kaki bengkak, perdarahan dari mulut dan hidung. Saat kejadian tidak sadarkan diri dan kini dirawat di RSUD Buleleng secara intensif.

Baca Juga :
PAKIS Bali Tanamkan Budi Pakerti pada Anak Melalui Pengenalan Budaya Bali

Selanjutnya Kadek Ebil Satria Wiguna mengalami luka lebam kedua mata, robek dan lebam pada dahi, patah tulang hidung, jejas pada perut, dimana saat kejadian juga tidak sadarkan diri, dan kini sedang dirawat di RSUD Kabupaten Buleleng.

Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Putu Diah Kurniawandari, S.H., S.I.K. saat dikonfirmasi membenarkan adanya sepeda motor jatuh kejurang akibat dari pengendaranya out of control (OC).

” Akibat kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut, 1 orang meninggal dunia saat diperiksa medis di RSUD Buleleng. Sedangkan 2 orang lainnya dirawat di RSUD Buleleng” ujarnya seijin Kapolres Buleleng, Jumat (26/7).

”Penyebab kecelakaan lalulintas masih dalam penyelidikan dan penanganan unit Lantas Polsek Sukasada di back up Unit Laka Sat Lantas Polres Buleleng.” Tandasnya. GS

Leave a Comment

Your email address will not be published.