Tanpa Dokemen, Polsek Gilimanuk Amankan Daging Bebek dan Tuna Beku

Ratusan kilogram daging bebek dan daging ikan tuna beku diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kamis (1/8) pagi.

Ratusan kilogram daging bebek dan daging ikan tuna beku diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kamis (1/8) pagi.
“Semuanya ada 8 box. Kalau dikilogramkan sekitar 400 kilogram yang kami amankan” ujar Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, AKP Gusti Nyoman Sudarsana, Kamis (1/8).
Dari 8 box sterefoam itu kata Kapolsek Sudarsana, 6 box berisi daging bebek beku dan 2 box berisi daging ikan tuna beku. “Kami amankan karena tidak dilengkapi dokumen kesehatan dari Karantina asal” jelasnya.
Kapolsek Sudarsana menjelaskan pengungkapan barang komoditi tersebut berawal dari pemeriksaan rutin terhadap setiap kendaraan, barang dan surat-surat kendaraan di pintu keluar Pelabuhan Gilimanuk atau Pos dua (2).
“Komoditinya kami temukan ketika memeriksa kendaraan truk box DK-9331-BE yang dikemudikan Benyamin Pieter Johan (50) asal Surabaya sekitar pukul 06.45 WITA” ungkapnya.
Sopir truk box lanjutnya, sempat dimintai keterangan, namun tidak bisa menunjukan surat-surat atau dokumen kesehatan dari Karantina asal komoditi. Truk ekspedisi PT Puspasari Perkasa beramgkat dari Surabaya dengan tujuan Denpasar.
Karena tidak dilengkapi dokumen resmi dari Karantina asal pengiriman sambung Sudarsana, pengiriman komoditi daging bebek beku dan daging tuna beku melanggar pasal 31 jo pasal 6 huruf a dan c UU RI no 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.
“Untuk proses selanjutnya temuan ini kami limpahkan ke Karantina Wilayah Kerja Gilimanuk” pungkasnya. (Komang Tole)
Baca Juga :
Survei: Pemesanan Wisata Domestik Meningkat Dua Kali Lipat

Leave a Comment

Your email address will not be published.