Harga Naik, Jelang Hari Raya, Permintaan Ayam Meningkat Tajam

Avatar

Hasan (60), salah seorang pedagang ayam di Pasar Inpres Negara, Jumat (2/8)

Balinetizen.com, Jembrana

Kendati harga ayam mengalami peningkatan permintaan akan ayam menjelang hari raya Kuningan meningkat tajam bahkan hingga 1000 persen dibanding hari biasa.

Hasan (60), salah seorang pedagang ayam di Pasar Inpres Negara, Jumat (2/8) membenarkan permintaan akan ayam menjelang hari raya Kuningan terjadi peningkatan.

“Dari dua hari sudah banyak yang nyari (ayam). Katanya juga buat upacara” ujar Hasan dari Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara.

Diakuinya permintaan akan ayam melonjak tajam, bahkan hingga 1000 persen. “Sehari biasanya laku 10 ekor. Tapi dari kemarin sama sekarang bisa laku 100 ekor” ujarnya.

Hal senada disampaikan pedagang ayam lainnya kendati harga satu ekor ayam mengalami peningkatan tajam. “Beli naik, ya jualnya otomatis naik” ujarnya.

Ketut Diarta (51), salah seorang pembeli mengaku kaget dengan harga ayam kampung yang naik drastis. Namun ia harus membelinya karena selain untuk sarana upacara juga dimasak untuk dimakan saat hari raya.

“Kalau Kuningan memang tidak pernah beli babi (daging). Kalau Galungan, ya” ujarnya.

Ayam kampung di Pasar Impres yang sebelum hari raya dihargakan kisaran Rp.70 ribu sampai Rp.80 ribu, kini dijual kisaran Rp.100 ribu sampai Rp.125 ribu perekor.

Sementara harga ayam merah yang sebelumnya Rp.40 ribu, sejak dua hari menjelang Kuningan dijual seharga Rp.60 ribu perekor. (Komang Tole)

Baca Juga :
Wagub Cok Ace Harap IHGMA Bisa Menjadi Pelopor Pencetak Manager Profesional

Leave a Comment

Your email address will not be published.