Lomba Kreasi dan Karya Tulis Ilmiah Pemuda Kota Denpasar :  Dari Sedotan Ramah Lingkungan Hingga Ular Tangga Aksara Bali

Ket foto : Babak Final Lomba Kreasi dan Karya Tulis di Kalangan Pemuda Tahun 2019 di Rumah Pintar Denpasar, Selasa (7/8).  

Balinetizen.com, Denpasar

Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus mendukung tumbuhnya peneliti muda di kalangan pelajar. Kali ini, sebagai ajang penggalian bibit baru dalam pengembangan penelitian ilmiah di kalangan pemuda, Pemkot Denpasar turut menggelar Lomba Kreasi dan Karya Tulis Ilmiah di Kalangan Pemuda Tahun 2019. Adapun babak final dari ajang yang sebelumnya telah didahului dengan tahap seleksi awal yang diikuti oleh 149 peserta dengan mengambil tempat di Rumah Pintar Denpasar, Selasa (7/8).

Adapun beragam inovasi yang ditampilan peserta diantaranya Sedotan Ramah Lingkungan dan Menyehatkan, Sepit Bambu Multifungsi, Papan Ular Tangga Aksara Bali (Potabi) dan masih banyak lainya dengan jumlah karya sebanyak 72 karya.

Devyani Amelia Kusuma, siswa SD Saraswati 5 selaku pemilik karya Sedotan Ramah Lingkungan dan Menyehatkan ini mengaku bangga karyanya masuk dalam babak final di Tahun 2019 ini. Tentunya inovasi ini muncul dari adanya kampanye pengurangan sampah plastik dari Pemkot Denpasar melalui Perwali Nomor 36 Tahun 2018 tentang pengurangan sampah plastik.

“Iya ini saya harapkan mampu menjadi solusi atau alternatif untuk mengurangi sedotan plastik,” terangnya.

Kadisdikpora Kota Denpasar, I Wayan Gunawan saat diwawancarai menjelaskan bahwa keberadaan pemuda sebagai tulang punggung penerus pembangunan bangsa harus dibekali dengan pengatahuan yang unggul. Karenanya, dari pelaksanaan lomba ini diharapkan mampu menjadi wahana untuk menumbuhkan kreatifitas pelajar dan pemuda Kota Denpasar baik dalam bidang akademik maupun non akademik.

“Tentunya sesuai dengan program bapak Walikota dan Wakil Walikota Denpasar lomba ini merupakan bentuk dukungan terhadap tumbuhnya peneliti muda unggul di Kota Denpasar,” jelasnya.

Baca Juga :
Wabup. Suiasa Tinjau Persiapan Melaspas dan Peresmian Patung Sapi Pasar Beringkit

Lebih lanjut dikatakan, babak final kali ini dilaksnakan melalui pameran karya serta presentasi dari masing-masing peserta.  Kegiatan tahun ini dikemas dalam 15 kategori lomba dengan jumlah peserta sebanyak 149 orang dari kalangan pelajar, pemuda dan guru di Kota Denpasar. Adapun kategori lomba tersebut yakni Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori Produk Tingkat SD, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SD Alat, Lombs Karya Tulis Ilmish Ketegori SMK IPS, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMK Hayati, Lomba Karya Tulis Ilmiah Ketegori SMP Teknik.

Selanjutnya Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMP Kemaritiman, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMP Humaniora, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMA IPA, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori SMA IPS, Lomba Karya Tulis Ilmiah Kategori Guru, Lomba Video Sejarah Budaya Bali, Lomba Video Profil Sekolah, Lomba Kekawin, Lomba Karaoke Lagu Pop Bali, dan Lomba Denpasar Membaca.

Gunawan menambahkan bahwa nantinya hasil karya ilmiah dari para peneliti muda yang merupakan peserta lomba tahun ini akan menjadi referensi dalam mendukung pembangunan di Kota Denpasar.

Selain itu, para peneliti remaja ini nantinya dapat memanfaatkan Rumah Pintar Denpasar sebagai ajang untuk berdiskusi serta merumuskan penelitian. “Kami sangat berkomitmen untuk mendukung peneliti sebagai insan penting dalam memberikan acuan untuk pembangunan,” ujar Gunawan.

Dari babak final lomba ini nantinya akan  ditetapkan peserta terbaik. (Ags/HumasDps).

Leave a Comment

Your email address will not be published.