Pewarta Bagi Bagi Ratusan Bendera Merah Putih

Keterangan foto: Pewarta ( Persatuan Wartawan Tabanan ) membagi bagikan sebanyak 178 lembar bendera merah putih kepada pengendara di Lampu Merah Jalan Pahlawan depan Kantor Bupati Tabanan, Senin (12 Agustus 2019)/MB

(Balinetizen.com) Tabanan  –

Pewarta ( Persatuan Wartawan Tabanan ) membagi bagikan sebanyak 178 lembar bendera merah putih kepada pengendara di Lampu Merah Jalan Pahlawan depan Kantor Bupati Tabanan, Senin ( 12 Agustus 2019).

Pembagian ratusan bendera merah putih yang dimulai sekitar pukul 09.30 Wita itu bertujuan untuk membangkitkan semangat nasionalisme jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 pada tanggal 17 Agustus 2019.

Hal itu diungkapkan Ketua Perwarta Donny Darmawan di sela sela kegiatan tersebut. “Dengan memasang bendera tidak hanya di rumah, tapi juga di kendaraan sehingga mampu membangkitan rasa nasionalisme kita,” jelasnya. Karena menurut hematnya, salah satu sarana untuk membangkitkan rasa nasionalisme adalah dengan memasang bendera merah putih. “Karena selama ini merah putih jarang dipasang di kendaraan menjelang HUT RI, untuk itu kami ingin membangkitkan gairah itu kembali,” tandasnya. Memang diakui, kegiatan itu hal tidak besar namun disaat kondisi bangsa dan negara yang membutuhkan rasa nasionalisme, hal kecil dan nyata ini sangat diperlukan. “Kegiatan kita saat ini tidaklah sebanding dengan pengorbanan para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan NKRI. Para pejuang mengorbankan jiwa dan raga. Sekarang tugas kita melanjutkanya perjuangan tersebut meskipun dengan hal kecil seperti ini,” tandasnya.

Salah satu pengendara Wayan Budi ( 35) asal Tabanan mengucapkan terimakasih kerena telah diberikan bendera merah putih oleh Pewarta. “Kegiatan ini sangat baik dan positif. Semoga kegiatan seperti ini ditiru oleh elemen masyarakat lainya,” tandasnya. ( Balitopnews.com / MD )

Baca Juga :
RAT KPRI Sedia, Wabup Kasta Minta Koperasi Harus Jadi Pahlawan Ekonomi ditengah Pandemi

Leave a Comment

Your email address will not be published.