45 Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Resmi Dilantik, 13 Orang Merupakan Anggota Baru

Keterangan foto: Sebanyak 45 Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Perioda 2019-1024 hasil Pemilihan Umum Legislative pada 17 April 2019 lalu, dilakukan pengucapan Sumpah Janji dan Pelantikan yang di dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Singaraja, I Wayan Sukanila, SH.MH, pada Kamis (15/8) siang di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Buleleng, jalan Veteran Nomor 2 Singaraja/MB

(Balinetizen.com) Buleleng –

Sebanyak 45 Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Perioda 2019-1024 hasil Pemilihan Umum Legislative pada 17 April 2019 lalu, dilakukan pengucapan Sumpah Janji dan Pelantikan yang di dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Singaraja, I Wayan Sukanila, SH.MH, pada Kamis (15/8) siang di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Buleleng, jalan Veteran Nomor 2 Singaraja.

Upacara pelantikan berjalan secara hikmat tersebut, disaksikan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, dan FKPD, Pimpinan SKPD, para Camat, pimpinan Parpol, LSM lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng serta undangan lainnya maupun pihak keluarga dan simpatisan para anggota dewan yang terpilih lainnya.

Dalam pantauan metrobali.com, dalam upacarra pelantikan itu, sebagian besar para Anggota DPRD Buleleng merupakan wajah lama yang terpilih kembali dipercaya untuk menduduki kursi DPRD Buleleng yakni sebanyak 32 orang, dan sisanya sebanyak 13 orang merupakan pendatang baru dari berbagai partai pemenang pemilu yang dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 lalu. Ke 13 anggota baru tersebut diantaranya Wayan Soma Adnyana, I Nyoman Meliun, I Ketut Susana, Ketut Dody Tisna Adi, I Ketut Patra, H. Mulyadi Putra, Putu Suastika, I Gusti Made Kusumayasa, Putu Gede, Ni Made Lilik Nurmiasih, I Gede Arta Wijaya, Ketut Widana dan I Made Agus Susila.

Sedangkan ke 13 anggota lama yang kurang beruntung kembali menjadi anggota DPRD Buleleng periode 2019-2014, diantaranya I Gusti Made Artana, Ketut Janayasa, I Made Adi Purnawijaya, Ketut Sumardana, I Putu Tirta Adnyana (gagal kedewan provinsi), Wayan Edy Parsa, Dewa Putu Tjakra, I Gusti Ketut Nuaba (gagal ke dewan provinsi), Neneng Sariyani Putri, Putu Mangku Mertayasa (terpilih sebagai anggota dewan provinsi), I Gede Wisnaya, I Wayan Arta (terpilih sebagai anggota dewan provinsi), Ketut Suartana dan Made Ariawan.

Baca Juga :
Pemkab Buleleng Rancang Perda PPKP Sebagai Dasar Mendisiplinkan Pengembang

Usai pelantikan, disepakati pimpinan DPRD Kabupaten Buleleng sementara dipegang oleh Gede Supriatna.SH dari PDIP Perjuangan,dan didampingi oleh Ketut Susila Umbara.SH dari Partai Golkar hal ini disepakati perdasarkan peraturan dan mekanisme yang ada karena partai berlogo banteng itu memperoleh suara terbanyak dalam Pemilu lalu sedangkan Partai Golongan karya di urutan kedua. GS-MB

Editor: Hana Sutiawati

Leave a Comment

Your email address will not be published.