Cegah Kebocoran, Bupati Suwirta Pantau Retribusi Loket City Tour

Keterangan foto:  Bupati Suwirta mengecek satu persatu jenis pelaporan city tour di objek wisata Monumen Puputan Klungkung, Sabtu (24/8/2019)/MB

(Balinetizen.com) Klungkung –

Mencegah terjadinya kebocoran retribusi wisata city tour, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melakukan kroscek di loket city tour Semarapura. Banyaknya aplikasi yang digunakan petugas dalam melaporkan pendapatan harian, menjadi perhatian serius Bupati asal Nusa Ceningan ini.

Dihadapan petugas jaga loket, Bupati Suwirta mengecek satu persatu jenis pelaporan city tour, mulai dari yang menggunakan sistem manual hingga aplikasi yang sudah terkoneksi dengan jaringan internet. Pelaporan tersebut meliputi jumlah wisatawan yang berkunjung, karcis retribusi yang keluar hingga jumlah uang yang masuk. “Hari ini saya memantau perkembangan city tour, mengecek akurasi tamu yang masuk dengan tiket yang keluar dan uang yang masuk. Saya akan pantau terus beberapa minggu kedepan untuk memastikan tidak ada kebocoran,” ujar Bupati Suwirta ditemui di objek wisata Monumen Puputan Klungkung, Sabtu (24/8/2019).

Menurut Bupati, sistem pelaporan yang digunakan tidak harus ribet dengan banyaknya jenis dan aplikasi yang digunakan. Bupati berharap laporan masuk, baik tamu maupun uang retribusi dan jumlah karcis yang keluar cukup menggunakan satu aplikasi yang bisa terkoneksi, baik dengan dinas maupun bank dalam hal ini BPD Bali. “Jaman sudah maju, tidak ada teknologi yang terlalu ribet,” ucapnya.

Bupati juga berencana dalam waktu dekat akan memanggil dinas terkait untuk membicarakan hal ini. Dinas terkait diharapkan bisa mengontrol kinerja petugas dilapangan. Begitu pula para petugas agar bisa memberi masukan, agar bisa diambil langkah lanjutan apabila terjadi kendala dilapangan. “Kita harus optimalkan semua petugas yang ada,” imbuhnya.

Diketahui bersama, Pemkab Klungkung telah mengembangkan city tour dengan beberapa objek wisata didalamnya. Seperti Monumen Puputan Klungkung, Kertagosa, Museum Semarajaya, Puri Agung Klungkung. Sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Klungkung Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Retribusi Tempat Rekreasi Dan Olahraga, harga tiket untuk wisatawan mancanegara dewasa sebesar Rp. 50.000,-/orang dan anak-anak sebesar Rp. 25.000,-/orang. Sedangkan wisatawan domestik dewasa sebesar Rp. 25.000,-/orang dan anak-anak sebesar Rp. 15.000,-/orang. Sementara untuk preeweding mancanegara sebesar Rp. 500.000,- dan domestik sebesar Rp. 300.000,-. Sedangkan untuk paket pembuatan film/video klip pendidikan Rp. 250.000,-, sosial Rp. 1.000.000,- dan komersial Rp. 2.000.000,-.

Baca Juga :
Pentahbisan dan Peresmian Gedung GKPB Hosana Kwanji Dalung, Wabup Suiasa Ajak Tokoh Agama Menabur dan Menebarkan Benih Cinta Kasih

Sumber: Humas Pemkab Klungkung

Leave a Comment

Your email address will not be published.