Cegah kebocoran Retribusi, Bupati Suwirta Kumpulkan Dinas Terkait

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengumpulkan instansi terkait untuk mengadakan rapat bertempat di Bale Bengong Monument Puputan Klungkung, Minggu (25/8)

Balinetizen.com, Klungkung

Dalam rangka mencegah terjadinya kebocoran retribusi wisata city tour, sebelumnya Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melakukan kroscek di loket city tour Semarapura. Hal ini dilakukan lantaran Banyaknya aplikasi yang digunakan petugas dalam melaporkan pendapatan harian, menjadi perhatian serius Bupati asal Nusa Ceningan ini.

Dan pada hari Minggu (2019/08/25) Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengumpulkan instansi terkait untuk mengadakan rapat bertempat di Bale Bengong Monument Puputan Klungkung.

Rapat dengan dinas terkait ini bertujuan agar Dinas terkait dapat mengontrol kinerja petugas dilapangan. Begitu pula para petugas agar bisa memberi masukan, agar bisa diambil langkah lanjutan apabila terjadi kendala dilapangan.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan hasil dari investigasi yang dilakukan oleh Bupati Suwirta untuk mencegah terjadinya kebocoran retribusi tersebut. Bupati Suwirta menugaskan Dinas Pariwisata Pemkab Klungkung untuk menggunakan satu aplikasi E-Retribusi hasil kerjasama Pemerintah Daerah dengan bank dalam hal ini BPD Bali, dimana Aplikasi ini akan memudahkan membuat laporan masuk, baik dalam hal mencatat jumlah tamu maupun jumlah uang retribusi dan jumlah karcis yang keluar.

Bupati Suwirta juga menugaskan Dinas Pariwisata Pemkab Klungkung untuk petugas jaga agar berada di tempat-tempat strategis seperti Pintu Masuk Kertagosa, Loket karcis, dan diPintu Keluar yang berada di depan Pemedal Agung, dan Guide yang dimiliki oleh Pemkab agar diawasi dalam melakukan pekerjaannya, Bupati Suwirta juga menyarankan agar Dipintu masuk Kertagosa dan di Loket karcis dipasang kamera CCTV.

Dalam rapat tersebut Bupati Suwirta meminta agar pertamanan dan kebersihan yang ada di Areal Objek Wisata Kertagosa dirawat dengan baik.  Bupati Suwirta juga meminta kepada Dinas Pariwisata agar Sopir bus Shuttle pariwisata yang tidak bertugas ikut membantu mengatur keluar masuknya wisatawan yang berkunjung.

Baca Juga :
Politikus Minta Pelaku Industri Hoaks Dihukum Berat

“Apabila terdapat pelanggaran baik itu, pada guide, petugas loket, maupun Petugas Kebersihan yang bertugas di Objek Wisata Klungkung, agar tidak perlu ada yang dibina lagi, tetapi langsung diberikan SP 1 dan Seterusnya, hingga bila perlu pemberhentian bekerja jika masih membuat pelanggaran,” Ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta mengingatkan ASN Di Pemkab Klungkung agar bekerja secara maksimal sesuai dengan tupoksinya.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung Nengah Sukasta dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Klungkung I Putu Suarta dan instansi terkait lainnya.(Hmsklk/Cok)

Leave a Comment

Your email address will not be published.