Pemkab Jembrana Gelar Lomba Layang-layang

Keterangan foto: Pemkab Jembrana menggelar Lomba Layang-layang terbuka untuk umum Tingkat Kabupaten Jembrana Tahun 2019 bertempat di Pantai Pengambengan Desa Pengambengan, Kecamatan Negara/MB

(Balinetizen.com) Jembrana –

Masih dalam rangkaian HUT Kota Negara ke 124 dan HUT RI ke 74, Pemkab Jembrana menggelar Lomba Layang-layang terbuka untuk umum Tingkat Kabupaten Jembrana Tahun 2019 bertempat di Pantai Pengambengan Desa Pengambengan, Kecamatan Negara.

Lomba tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan dengan menerbangkan layangan didampingi Ketua DPRD Jembrana Sementara Ni Made Sri Sutarmi beserta anggota, Sekda Jembrana Made Sudiada, Anggota Forkopimda Jembrana dan sejumlah Kepala OPD dilingkup Pemkab Jembrana.

Ketua Panitia Dewa Mertayasa mengatakan, peseta lomba kali ini berjumlah 489 layangan berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Jembrana dan luar Kabupaten Jembrana.

“Lomba di bagi dengan beberapa kategori seperti, kategori local yaitu bebean remaja, bebean dewasa dan kreasi, kategori open yaitu layangan bebean, layangan janggan, layangan pecukan dan janggan buntut” ucap pria yang akrab disapa Dewa Abri.

Sementara itu Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan tradisi melayangan sangat erat kaitannya dengan cerita Rare Angon. Tradisi melayangan tidak hanya identik dengan anak anak saja, karena juga banyak dimainkan oleh orang remaja, dewasa bahkan orang tua.

“Layang – layang adalah tradisi yang sudah membumi di Jembrana dan patut kita pertahankan”ucap Wabup Kembang.

Menurut Wabup Kembang, jangan hanya melihat bagaimana layang-layang itu dinaikan, namun banyak hal posistif yang patut dimaknai dalam lomba layang-layang.

“Ada berbagai proses dalam pembuatan yang membutuhkan, kerjasama, kebersamaan dan gotong royong. Itulah yang mempersatukan kita mulai di banjar-banjar. Karena itulah kita berkomitmen agar event ini menjadi rutin setiap tahunnya” ucap Wabup Kembang.

Baca Juga :
Pembangunan Dua Pelabuhan di Nusa Penida, Bupati Suwirta Ucapkan Terimakasih Atas Dukungan Gubernur Bali dan Pemerintah Pusat

Dalam penyelenggaraan lomba layang-layang Wabup Kembang meminta agar juri melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa boleh diintervensi siapapun. Terlebih di awal acara pembukaan para Juri mengucapkan sumpah dan janji juri. “Juri tidak boleh memihak. Harus netral. Siapapun juga tidak boleh intervensi juri” tandas Wabup Kembang.

Sumber: Humas Pemkab Jembrana

Leave a Comment

Your email address will not be published.