Menjelang Ops Patuh Agung 2019, Polres Klungkung Rapat Koordinasi

Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana, S.H., S.I.K., M.H. Selasa (27/8) pukul 10.00 wita pimpin rapat koordinasi di ruang Command Center Polres Klungkung, jalan Untung Surapati No.28 Kec. Semarapura, Kab. Klungkung, Bali.
(Balinetizen.com) Klungkung-
Menghadapi pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2019, Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana, S.H., S.I.K., M.H. Selasa (27/8) pukul 10.00 wita pimpin rapat koordinasi di ruang Command Center Polres Klungkung, jalan Untung Surapati No.28 Kec. Semarapura, Kab. Klungkung, Bali.
Rapat yang dihadiri Dinas Perhubungan Kab. Klungkung, Dandim 1610/Klungkung, Dinas Pendidikan Kab. Klungkung, Jasa Raharja serta para pejabat Polres Klungkung.
Kapolres Klungkung menjelaskan bahwa Ops Patuh merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh indonesia selama 14 hari mulai tanggal 29 Agustus 2019 dan berakhir tanggal 11 September 2019 dengan menindak tegas para pelanggar kendaraan.
“Penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas kita lakukan secara humanis yang diimbangi dengan kegiatan preemtif dan preventif guna meningkatkan Kamtibcarlantas yang lebih baik” ungkap Kapolres Klungkung.
Kegiatan yang di gelar secara terbuka ini bertujuan, disamping untuk meningkatkan ketertiban, kepatuhan dan disipilin masyarakat dalam berlalu lintas, juga menciptakan Kamtibcarlantas di daerah rawan macet, dan kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas.
“Kita sudah siapkan 4 Satgas dalam mendukung kegiatan ini, mulai dari Satgas Preemtif, Preventif, Gakkum dan Banops serta melibatkan 60 personil Polres Klungkung” jelasnya.
Sasaran operasi tersebut di antaranya pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm, pengemudi R4 yang tidak gunakan safety belt, pengemudi yg membawa Ran melebihi kecepatan, pengemudi ranmor yg melawan Arus, pengemudi yg msh dibawah umur, pengemudi yang mabuk saat mengendarai ranmor, pengemudi yg menggunakan HP saat mengendarai kendaraan dan kendaraan yang menggunakan lampu Strobo, Rotator dan Sirine ( yang bukan peruntukanya ).
Kepada seluruh masyarakat, agar lengkapi administrasi diri sendiri seperti SIM, STNK, KTP saat berkendaraan atau identitas diri lainnya.“Dan ingat saat berkendaraan roda dua gunakan helm SNI. Kalau tidak, ya kita libas,” ujarnya.
“Selama ini di Bali, ada kebijakan untuk tidak memakai helm saat berpakaian adat atau mau sembahyang, namun kali ini kami mohon kesadaranya, meskipun berpakaian adat tetap harus menggunakan helm demi keamanan dan keselamatan,” himbau Kapolres Klungkung.
Sumber : Humas Pemkab Klungkung
Baca Juga :
Penjabat Bupati Buleleng Ajak Masyarakat Jadikan Nyepi Sebagai Momentum Refleksi Diri

Leave a Comment

Your email address will not be published.