Malam penutupan HUT kota Negara Ke-124

Wabup Ketut Suiasa turut menyumbangkan lagu saat penutupan HUT Kota Negara ke-124 di Gedung Kesenian Bung Karno, Kabupaten Jembrana, Minggu (1/9) malam lalu.

Balinetizen.com, Mangupura.

Penutupan festival Jembrana dalam rangka memperingati HUT Kota Negara ke-124 berakhir Minggu (1/9) malam lalu di Gedung Kesenian Bung Karno, Kabupaten Jembrana. Penutupan secara resmi dilakukan oleh Bupati Jembrana, I Putu Artha didampingi oleh Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, pejabat Kepala OPD Kabupaten Jembrana dan para tamu undangan lainnya.

Dalam rangkaiannya, Bupati Artha bersama Wabup Kembang Hartawan menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada sejumlah pemenang lomba-lomba yang telah dilaksanakan serangkaian HUT Kota Negara ke-124. Diantaranya adalah Lomba Penjor, Lomba Baleganjur tingkat SD dan SMP, Lomba Gong Kebyar Wanita antar Kecamatan, Lomba Drumband.

Selain menyerahkan hadiah lomba-lomba, Bupati Artha juga menyerahkan penghargaan yang diantaranya kepada pihak sponsor serta pelaku pariwisata yang telah turut berpartisipasi dalam event promosi wisata Bali & Beyon Travel Fair (BBTF) di Kabupaten Jembrana.

Malam penutupan festival jembrana dalam rangkaian HUT Kota Negara juga dimeriahkan dengan penampilan sejumlah artis musisi baik lokal Jembrana dan Bali, seperti pelawak Ketekung Buntut, musisi Bali Trio Kirani dan Ray Peni, Pengkola 29,Kenwa Band dan Agus Veron.

Tak hanya itu menariknya pada acara malam penutupan HUT Kota Negara turut serta menampilkan beberapa tembang manis yang dibawakan oleh Wabup Badung, I Ketut Suiasa. Usai Penampilannya Wabup Badung Mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kota Negara yang ke-124. “Semoga masyarakat jembrana senantiasa diberikan kedamaian dan kesejahteraan” ucap Suiasa.

Bupati Artha di sela-sela acara  Penutupan HUT Kota Negara ini mengungkapkan bahwa apa yang telah dicapai selama ini di Jembrana bukanlah upaya individu, golongan ataupun kelompok semata melainkan hasil kerja kolektif oleh seluruh komponen masyarakat Kabupaten Jembrana tanpa terkecuali sesuai dengan perannya masing-masing.  “ Sebagaimana pesan Bung Karno bahwa bangsa dan kemerdekaan  negara Indonesia bukan milik suatu golongan, suatu agama, suatu suku, adat istiadat, melainkan milik kita semua dari sabang sampai merauke,” ungkapnya.

Baca Juga :
Ny Putri Koster Minta Kader PKK Jadi Pelopor Perubahan di Masyarakat

Selain itu Bupati Artha juga berpesan agar seluruh komponen di masyarakat tidak mudah terhasut dan terprovokasi dengan berbagai berita bohong alias hoax yang akhir-akhir ini marak beredar melalui media sosial. Berita bohong yang sengaja disebarluaskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melalui dunia maya ini,  menurutnya dapat memecah belah serta menghancurkan persaudaran kita. “Mari kita bersama sama untuk membulatkan tekad dalam menjaga Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI demi terwujudnya ketertiban, keamanan dan kesejahteraan kita semua,” ungkap orang nomor satu di Bumi Makepung Jembrana ini. Sumber : Humas Pemkab Badung.

Leave a Comment

Your email address will not be published.