Ops Patuh Agung 2019 di Buleleng, 920 Pelanggar Ditindak

Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Putu Diah Kurniawandari, S.H, S.I.K selaku Kasatgas Gakkum Ops Patuh Agung 2019 saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Mapolres Buleleng.

Balinetizen.com, Buleleng

Memasuki hari ke 10 kegiatan Operasi Patuh Agung 2019, telah dilakukan penegakkan hukum terhadap pelanggaran yang ditemukan saat operasi yang hingga kini sedang berjalan.
Terhadap hal ini, pada Minggu (8/9) sekitar Pukul 09.45 Wita bertempat di Lapangan Apel Polres Buleleng, Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Putu Diah Kurniawandari, S.H, S.I.K selaku Kasatgas Gakkum Ops Patuh Agung 2019 seijin Kapolres Buleleng menyampaikan hasil kegiatan selama operasi.
Menurutnya selama pelaksanaan Operasi Patuh cukup tinggi melakukan penindakan.”Hingga kini, baru 10 operasi dilakukan, dan telah melakukan penindakan sebanyak 920 pelanggaran. Pelanggaran tersebut, dari 8 sasaran kegiatan terdiri dari penindakan pelanggaran tanpa SIM sebanyak 145, pelanggaran tanpa STNK sebanyak 734, dan dari penindakan pelanggaran yang dilakukan telah mengamankan kendaraan roda empat sebanyak 5 unit dan kendaraan roda dua sebanyak 36 unit. Sehingga jumlah keseluruhan kendaraan yang diamankan sebanyak 41 unit,” urainya
Lebih lanjut dikatakan selama operasi berjalan yang dilakukan sampai ke tingkat Polsek Jajaran, banyak menimbulkan dampak positif bila dilihat dari meningkatnya pencarian SIM di Unit Lantas. Serta disiplinnya pengendara dalam menggunakan penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor yang menggunakan pakaian adat dan ataupun jilbad dan ataupun udeng atau kopiah.”Pelaksanaan penertiban ini akan tetap dilakukan tidak hanya saat operasi ops agung 2019. Dan setelah operasipun dalam kegiatan penertiban berlalu lintas akan tetap dilaksanakan dengan tindakan yang tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada,” jelas Kasat Lantas Diah Kurniawandari.
“Sesungguhnya penggunaan helm adalah untuk perlindungan dan keselamatan pemakai kendaraan agar terhindar dari luka dan atau benturan kepala ketika terjadi kecelakaan,” pungkasnya. GS

Baca Juga :
Angin Kencang, Dua Bangunan di Pura Penataran Agung Nangka Ambruk

Leave a Comment

Your email address will not be published.