Dua Warga Sangkaragung Digigit Anjing Rabies

Avatar

Dua Warga Sangkaragung Digigit Anjing Rabies

Jembrana (Metrobali.com)-

Kasus gigitan anjing positif rabies terjadi di Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana. Dua warga setempat Ni Komang Wardani (45) dan Ni Komang Yuliastuti (37) menjadi korban gigitan anjing.

Dari informasi Ni Komang Wardani digigit anjing peliharaanya sendiri saat mengambil dan membawa kayu bakar di rumahmya. Sedangkan Ni Komang Yuliastuti, tetangga Ni Komang Wardani digigit anjing saat akan ke rumah Ni Komang Wardani.

Keduanya digigit anjing pada hari Minggu (22/9). Dari kejadian itu keduanya, baik Ni Komang Wardani maupun Ni Komang Yuliastuti mendapat penanganan dan VAR di Puskesmas Mendoyo.

Setelah menggigit kedua warga tersebut anjing peliharaan Ni Komang Wardani menghilang dan belakangan diketahui sudah mati. Mendapati hal tersebut petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana kemudian turun ke lokasi dan mengambil sample otak anjing.

Dari hasil uji lab di BBVET Denpasar diketahui anjing yang menggigit kedua wanita itu positif rabies.

Mengantisipasi agar tidak meluas petugas dari Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana melalui Bidang Keswan dan Kesmavet kemudian melakukan eutanasia dan vaksinasi.

“Kami melakukanya (eutanasia dan vaksinasi) dengan radius satu kilometer dati titik kejadian” terang Wayan Widiarsa, Kabid Keswan dan Kesmavet pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, Senin (30/9).

Anjing yang menggigit lanjutnya, merupakan anjing anakan berumur sekitar empat bulan dan belum mendapat vaksinasi. Karena anjing tersebut lahir setelah vaksi masal selesai dilakukan.

“Mungkin sebelumnya ada kontak dengan anjing luar lainnya. Ini yang sedang kami telusuri” ujarnya.

Memastikan kasus gigitan anjing rabies tidak meluas sambungnya, pihaknya juga sudah mengambil sampel dari tiga anjing lainnya yang ada disekitar lokasi gigitan untuk selanjutnya dikirim ke laboratorium. (Komang Tole)

Baca Juga :
Mewariskan Toleransi Kampung Sawah ke Anak Muda

Leave a Comment

Your email address will not be published.