Jadi Tradisi, Usai Prosesi Melasti, Warga Pengiring Dipersilahkan “Megibung”

Warga desa adat geriana kangin megibung usai ngiring ida bhatara melasti.
 (Balinetizen.com) KARANGASEM –
Ratusan warga Desa Adat Geriana Kangin gelar makan bersama atau megibung diareal jaba tengah Pura Puseh Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Selat, Karangasem pada Rabu (02/10/2019).
Acara megibung ini merupakan sebuah tradisi yang selalu dilaksanakan setelah warga mengikuti prosesi Ida Bhatara Melasti yang berlangsung dipantai Buitan, Manggis, Karangasem.
“Ya dari dulu memang seperti ini, setelah prosesi melasti selesai warga mendapat lungsuran yaitu megibung,” kata salah satu Prajuru Desa Adat Geriana Kangin, Jero Mangku Diatmika kepada media ini.
Untuk megibung kali ini, Desa Adat Geriana Kangin sendiri menyiapkan sekitar 80 gibungan. Yang mendapat lungsuruan tersebut adalah mereka yang telah mengikuti prosesi melasti ke Pantai Buitan, Manggis sebaga rangkian awal dari upacara tahunan yang disebut dengan “Usaba Goreng”.
Dalam prosesnya, rangkaian Ida Bhatara Melasti diawali dengan upacara mendak Ida Bhatara di Pura Pesinpenan. Setelah prosesi mendak kemudian dilanjutkan dengan sembahyang bersama sebelum berangkat menuju pantai.
Dengan perkembangan jaman yang sudah moderen, saat ini prosesi melasti kini menggunakan sarana transportasi berupa kendaraan roda empat, dulu ketika prosesi melasti masih dilaksanakan dengan cara traditional, warga mundut pelinggihan Ida Bhatara dengan cara berjalan kaki. Tidak hanya berjalan, terkadang dibeberapa titik warga juga berlarian dalam perjalanan menuju pantai yang berjarak hingga puluhan kilometer jauhnya.
Hal yang sama juga dilakukan ketika Ida Bhatara mantuk atau dalam perjalanan  kembali ke Pura Puseh. Dibawah teriknya sinar matahari, warga pengiring berjalan kaki melintasi jalan menanjak dijalur Bukit Putung. Namun rasa lelah dan dahaga terbayarkan begitu iring – iringan tiba di Pura Puseh, para pengiring ini biasanya sudah disiapkan beberapa jenis rujak seperti rujak kelapa muda dan rujak daun isen.
Setelah istirahat sejenak, warga kembali berkumpul dan melakukan persembahyangan bersama. Nah setrlah selesai sembahyang disinilah kemudian warga dipersilahkan untuk ngelungsur berupa gibungan yang dimakan bersama – sama diareal Jaba Tengah Pura Puseh.
“Hari ini Ida Bhatara akan disineb, nanti pada tanggal 7/10/2019 mendatang, Ida kembali dipendak saat mengawali upacara Usabe Goreng Desa Adat Geriana Kangin,” kata Jero Mangku Diatmika.
Editor : Whraspati Radha
Baca Juga :
Pemkab. Badung Bhakti Penganyaran di Pura Penataran Agung Besakih

Leave a Comment

Your email address will not be published.