Menjambret Tas Turis asal Belanda, Turis Australia Dituntut 5 Bulan Penjara

Avatar

Turis asal Australia, Matthew Richard Wood dan penterjemah

Balinetizen.com, Denpasar

Turis asal Australia, Matthew Richard Wood yang nekat men jambret tas wisatawan asal Belanda, Soraya Dergham dituntut 5 bulan penjara.

Dalam sidang yang diketuai hakim Ni Made Purnami Dewi itu jaksa penuntut umun (JPU)
Nyoman Triarta Kurniawan menyatakan terdakwa bersalah. “Memohon majelis hakim yang mengadili perkara ini menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa selama lima bulan ,” pinta Jaksa I Nyoman Triarta Kurniawan, Kamis (3/10) di PN Dempasar.

Jaksa menilai perbuatan terdakwa telah melawan hukum sebagaimana tertuang dalam Pasal 363 Ayat 1 ke-4 KUHP. Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian mengambil dengan paksa barang milik orang lain.

Perbuatan terdakwa ini dilakukan pada 19 Juni 2019, Pukul 22.30 WITA di Jalan Nelayan, Desa Canggu terhadap korban Soraya Dergham yang saat itu bersama temannya Sophie Emma.

Terdakwa saat itu dibonceng temannya Dean yang berkenalan dengan korban bahwa dirinya berasal dari Australia. Baru mengobrol sebentar terdakwa kemudian memaksa menarik tas milik korban dan langaung kabur dibonceng temannya menggunakan motor Honda Vario DK-4210-FAM.

Korban berupaya menjerit minta tolong sambil mengejar terdakwa dibantu saksi I Wayan Sumertha Yasa untuk mengejar terdakwa dengan sepeda motornya.

Saat terdakwa melintas di Jalan Nelayan itulah didengar saksi Ahmad Riadin yang langsung mencegat kedua pelaku dan terjatuh.

Namun saat digeledah oleh saksi Ahmad dan sejumlah saksi yang berhasil mengamanan pelaku, tidak ditemukan barang bukti tas yang dijambret oleh terdakwa bersama temannya. Kemudian, pelaku dibiarkan pergi oleh warga.

“Terdakwa sebelumnya sempat membuang tas hasil jambretan. Namun saat akan diambil kembali, diliat oleh korban dan saat itulah terdakwa diamankan. Sedangkan temannya berhasil lolos kabur membawa motor,” sebut Jaksa. (NT-MB)

Baca Juga :
Jurnalis Indonesia Tertembak di Hong Kong Saat Meliput

Leave a Comment

Your email address will not be published.