Workshop Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi Ancaman Bencana Longsor, Wujudkan Badung Tangguh Bencana

Asisten Pemerintahan dan Kesra  Ida Bagus A Yoga Segara membuka Workshop Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi Ancaman Bencana Longsor di Kabupaten Badung Tahun 2019, Senin (28/10) lalu di Harris Hotel and Residences

 

Balintizen.com, Mangupura

Bupati Badung yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra  Ida Bagus A Yoga Segara membuka Workshop Penyusunan Dokumen Rencana Kontinjensi Ancaman Bencana Longsor di Kabupaten Badung Tahun 2019, Senin (28/10) lalu bertempat di Harris Hotel and Residences Jalan Sunset Road Kuta.

Bupati dalam sambutan yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Ida Bagus A Yoga Segara menyampaikan dukungan dan menyambut baik penyusunan rencana kontinjensi ancaman bencana longsor di Kabupaten Badung. Dimana rencana kontinjensi ini disusun untuk membantu network dan mengkoordinasikan perorangan, agensi dan organisasi untuk memberikan dampak respon yang cepat dan efektif. Rencana kontinjensi memastikan kemampuan standby resources dan menciptakan mekanisme untuk pengambilan keputusan yang mampu mempersingkat respon bencana dan yang terpenting menyelamatkan nyawa.

Dan dengan adanya dokumen rencana kontinjensi ini dapat bermanfaat bagi pemerintah, dunia usaha dan masyarakat Badung dalam upaya menuju Kabupaten Tangguh Bencana.

Sementara itu Ketua Panitia sekaligus Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung I Wayan Wirya melaporkan kegiatan workshop penyusunan rencana kontinjensi menghadapi ancaman bencana longsor di Kabupaten Badung merupakan salah satu kegiatan penguatan kelembagaan di Kabupaten Badung tahun 2019. Dimana kegiatan ini bertujuan mewujudkan terselenggaranya penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh dengan pemanfaatan sumber daya yang tersedia dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman dan dampak bencana. Dengan sasaran adalah membuat komitmen bersama dalam penanggulangan bencana melalui pembagian tugas fungsi seluruh stakeholders terkait dalam penanggulangan bencana. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari dari tanggal 28 Oktober s/d 1 November. Sumber : Humas Pemkab Badung

Baca Juga :
Yulius Wetipo Korban Penembakan Brutal KKSB DI Nduga Meninggal Dunia

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.