Penanaman Padi Denfarm Green Fertilezer Sukses di Tabanan

Avatar
Penanaman Padi Denfarm Green Fertilezer Sukses di Tabanan

 

Balinetizen.com, Tabanan

Program kerja yang dilakukan Pemkab Tabanan bersinergi dengan Dirkrimsus Polda Bali dalam rangka ‘memaksa Petani Untuk Kaya’, dengan melakukan upaya penanaman padi Denfarm menggunakan pupuk Green Fertilezer, sukses diterapkan di Subak Gunggungan, Sekartaji, Sesandan, Tabanan.

Setelah tiga bulan atau kurang lebih 95 hari setelah tanam, padi sudah bisa dipanen. Dan ini merupakan hal yang bagus karena waktu panen sebenarnya memakan waktu kurang lebih 105 hari, sehingga ini lebih cepat 10 hari. Dan tentunya ini merupakan sesuatu yang luar biasa dan sangat cocok diterapkan di Kabupaten Tabanan.

Panen perdana padi denfarm menggunakan pupuk green fertilezer ini dilakukan secara langsung Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti bersama Dirkrimsus Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho dan DPR RI I Made Urip, beserta Kepala Bulog Tabanan dan segenap unsur lainnya, yakni OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan dan LSM, Senin, (9/12).

Usai panen Bupati Eka mengatakan bahwa ini merupakan sesuatu yang patut ditunggu hasilnya. Dimana selama memimpin Tabanan dirinya mengatakan sangat berkomitmen untuk memajukan dan mensukseskan petani di Tabanan. “Jadi kalau ngomong soal panen ini, ibarat menunggu anak yang akan lahir nanti jadinya seperti apa. Astungkara Saya denger hasilnya sangat luar biasa sekali, tepuk tangan buat para petani,” ucap Bupati Eka dalam sambutannya.

Bupati Eka menyebut kalau petani kita sudah maju dan sejahtera, Polisi pun akan tenang-tenang saja tidak akan banyak kerjaan, tidak banyak urusan kejahatan. Dengan bekerjasama dengan pihak Kepolisian beserta LSM dan pihak lainnya, Bupati Eka mengakui kerjasama ini merupakan suatu hal yang sangat baik bagi Tabanan.

Baca Juga :
Perubahan APBD Badung TA 2020 Disepakati, Bupati Giri Prasta : Belanja Daerah Prioritaskan Pemenuhan Layanan Dasar Masyarakat Badung

“Ini merupakan suatu terobosan gotong-royong yang mempunyai visi sama bagaimana memajukan daerah, khususnya Tabanan ini dari masyarakatnya yang mayoritas petani untuk bisa maju dan sukses. Buktinya hari ini hasilnya luar biasa yaitu 13,136 ton dari rata rata 4 sampai 5 ton dan ini naik hampir 3 kali lipat,” urai Bupati Eka.

Untuk itu, Ia berharap agar kedepan kerjasama ini tetap terjaga dan masyarakat mampu melaksanakan kegiatan ini secara berkesinambungan. “Dan saya harapkan tidak hanya di subak ini saja. Saya juga sudah berkomitmen apapun yang kita buat ini kalau tidak ada output dan berkesinambungan, ini akan menjadi wacana dan niat kita tidak sungguh-sungguh kepada petani. Saya ingin petani Tabanan kaya, ingin petani Tabanan ini mempunyai kesempatan mendapatkan hasil yang berlimpah, yaitu dengan bekerjasama dengan pihak terkait,” imbuhnya.

Sejalan dengan apa yang disampaikan Bupati Eka, Diskrimsus Polda Bali Kombes Pol Yuliar Kus Nugroho menyampaikan apresiasi kepada para Petani. “Tentunya kita agungkan bersama para petani yang ada di depan kita ini. Kalau kita lihat mukanya jelek-jelek semua memang, tapi dari merekalah saat ini kita bisa hidup, saa tinilah kita bisa bersama, bisa menikmati udara. Kalau tidak ada beliau-beliau yang didepan ini dan kalau cuti satu bulan selesai kita. Mungkin kita tidak bisa makan. Mari kita kasi tepuk tangan pada para petani kita,” ajaknya saat itu.

Ia menambahkan bahwa apapun yang sudah baik harus tetap dilanjutkan sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan para Petani. Ia pun menghimbau agar para petani melakukan secara bersama dan berkesinambungan langkah demi langkah untuk melakukan perubahan.

“Jangan pernah mau bermimpi mengubah negeri kita tercinta ini kalau kita tidak mengawali step (langkah) tersebut. Saat ini step kita sudah secara bersama dan yang hadir pada kesempatan yang berbahagia ini mempunyai keinginan untuk merubah diri dan sudah mendekati satu step, mengubah Kabupaten Tabanan. Mudah-mudahan nantinya dengan berubahnya Kabupaten Tabanan secara keseluruhan ini, nantinya akan merembet ke tempat lain,” ucapnya.

Baca Juga :
IPW: Penangkapan Djoko Tjandra tak terkait bursa Kapolri

I Made Urip menambahkan bahwa hari ini dikatakannya merupakan sebuah momentum pertanian di Tabanan. “Ini adalah momentum yang sangat tepak sekali untuk melihat kondisi pertanian kita pada saat sekarang ini. Banyak persoalan-persoalan yang dihadapi oleh para petani kita, terutama terkait dengan pasca panen. Saya kebetulan bidang Saya di DPR adalah pertanian membuat kebijakan dan regulasi yang mengatur sektor pertanian,” ucapnya.

Untuk itu, Urip me ngajak seluruh Petani dan semua yang hadir saat itu untuk selalu menjaga sektor pertanian khususnya di Tabanan. “Mari kita jaga sektor pertanian ini sebagai sebuah unggulan, prioritas di pemerintahan pak jokowi. Jadi tentang swa keelola, swasembada pangan harus kita jaga bersama. Kalau ketahanan pangan kita terganggu, maka keamanan nasional pun akan terganggu. Maka dari itu urusan perut rakyat ini harus kita jaga bersama. karena petani adalah pahlawan pangan yang mempunyai peranan penting untuk bangsa,” imbuhnya. @humastabanan.-

Leave a Comment

Your email address will not be published.