Jelang Nataru dan Pilkada, Polda Bali Terus Jalin Komunikasi Dengan Media Online

Poto bersama Wakil Direktur Bidang Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Bali, AKBP Dwi Wahyudi dengan jajaran Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali.

Balinetizen.com, Denpasar

Jalinan komunikasi antara pihak Kepolisian dengan awak media online sejatinya harus tetap bersinergi dan peranan media sangatlah strategis dalam membantu memberikan informasi yang positif ke masyarakat terkait program dan upaya yang dilakukan kepolisian demi menunjang stabilitas keamanan yang kondusif di Pulau Bali. Hal tersebut dikemukakan oleh Wakil Direktur Bidang Intelijen dan Keamanan (Wadir Intelkam) Polda Bali, AKBP Dwi Wahyudi saat silaturahmi dengan Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali di Denpasar, Jum’at (13/12/2019).

“Kami juga meminta media sebagai fungsi kontrol pemerintah memberikan masukan, feedback dan kritikan bilamana mungkin ada perilaku dari aparat yang dirasakan kurang berkenan atau kontra produktif,” tutur Dwi.

Terkait situasi dan kondisi pengamanan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), “Astungkara, sampai sejauh pengamatan kami saat ini belum menemukan sesuatu yang mengkhawatirkan, namun kami berharap kondisinya tetap berjalan sesuai yang di inginkan artinya tetap aman,” tambahnya.

Pihaknya mengaku juga telah melakukan komunikasi dengan partai-partai politik jelang Pilkada tahun 2020 mendatang, “Polda Bali terus menjalin komunikasi sebelumnya, walau belum secara resmi, namun saat ini kami masih fokus dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru”.

Sementara itu, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali, Nyoman Sutiawan memberikan apresiasinya kepada Polda Bali atas jalinan komunikasi yang intensif dengan media, “IWO bali juga mempunyai tanggung jawab sosial kepada masyarakat dalam menyajikan informasi yang benar, akurat dan tepercaya demi menjaga stabilitas yang kondusif”.

”Namun, intinya kami berharap agar masyarakat juga tidak mudah terprovokasi dengan berita Hoax dan harus melakukan ‘Saring sebelum Sharing’ yaitu melakukan penyaringan untuk berfikir sebelum mem-posting sesuatu ke media sosial agar juga tidak melanggar UU ITE,” ujarnya. (hd)

Baca Juga :
Tiga Orang Tewas Saat Mobil Alphard Tabrak Truk Di Tol Semarang-Solo

Leave a Comment

Your email address will not be published.