Jelang Nataru, Kapolres Jembrana Cek Kesiapan Pelabuhan Gilimanuk

Jelang Nataru, Kapolres Jembrana Cek Kesiapan Pelabuhan Gilimanuk

Balinetizen.com, Jembrana

Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa didampingi Kabag Ops Polres Jembrana Kompol Wayan Sinaryasa, Minggu (15/12) mengecek pengamanan dan kesiapan menjelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Di Terminal Kargo, Kapolres meminta agar areal tersebut bersih dari truk. Pasalnya kawasan tersebut akan digunakan sebagai tempat parkir sementara roda empat (mobil keluarga) dikala terjadi kemacetan.

“Terminal kargo ini bisa menampung sekitar seribu kendaraan kecil. Jadi kalau terjadi kemacetan panjang kendaraan kecil sementara bisa ditampung disini” ujar Kapolres yang juga didampingi Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP Gusti Nyoman Sudarsana.

Mengantisipasi kemacetan juga akan diberlakukan rekayasa lalulintas. Dimana mobil keluarga dari arah Denpasar setiba di Gelung Kori akan dibelokan ke jalan (gang) alternatif untuk selanjutnya menuju Terminal Manuver Gilimanuk atau depan pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk.

Sedangkan kendaraan truk dan sepeda motor tetap pada jalurnya yakni jalan nasional hingga menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Kepada Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kapolres juga meminta agar jalan nasional menuju Pelabuhan Gilimanuk terbebas dari tenda-tenda yang kerap dipasang warga saat menggelar upacara. “Tolong koordinasikan dengan warga sehingga arus lalulintas tetap lancar” ujar Kapolres Adi Wibawa.

Saat pengecekan itu Kapolres Jembrana juga meminta agar menempatkan anggota disetiap sudut persimpangan atau perempatan maupun pertigaan untuk mengatur lalulintas.

Sementara itu di Pelabuhan Gilimanuk Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mendapat penjelasan dari Supervisor ASDP Gilimanuk Made Jana S bahwa pihak ASDP telah menyiagakan 56 kapal dari 32 kapal yang dioperasikan.

Dan lanjutnya, pihaknya akan pengoperasikan semua armada kapal untuk memperlancar penyeberangan jika memang terjadi lonjakan penumpang, baik saat Natal maupun Tahun Baru.

Baca Juga :
Pemkab Buleleng Dan DPRD Buleleng Raih Peringkat II Nasional Penganugrahan Penghargaan NIWASITA TANTRA Dan GREEN LEADERSHIP

Ia juga menjelaskan bahwa pengguna penyeberangan tidak lagi menggunakan uang tunai dalam pembelian tiket, namun non tunai yang disebutnya tiket elektronik. Sehingga bagi masyarakat yang ingin menyeberang agar lebih awal mengecek saldo.

Terkait penggunaan tiket elektronik, Kapolres meminta agar penjualan atau pengisian ulang uang elektronik diperbanyak bahkan jika dimungkinkan ada di luar Pelabuhan Gilimanuk sebagai antisipasi terjadinya antrian.

Adanya masukan tersebut Made Jana S menyanggupinya dan pihaknya akan menambahnya dengan jumlah yang disesuaikan. (Komang Tole)

Leave a Comment

Your email address will not be published.