Di Bali, 119.525 Debitur Telah Terlayani KUR

 

Balinetizen.com, Denpasar

Kinerja penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara nasional pada Tahun 2019 per tanggal 16 Desember 2019 telah mencapai Rp133,43 triliun yang diterima oleh sekitar 4,59 jutaan debitur. Untuk Provinsi Bali sendiri mencapai Rp 5,02 triliun yang diterima oleh 119.525 debitur. Jika dilihat dari sektor usahanya, baik secara nasional maupun regional Provinsi Bali, tercatat masih didominasi oleh sektor Usaha Perdagangan Besar dan Eceran yakni mencapai 50,75%-Nasional dan 42,50%-Regional Bali.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali, Tri Budhianto saat acara Focus Group Discussion (FGD) Kredit Program, Selasa (17/12/2019) bertempat di Aula Gedung Keuangan Negara I Denpasar. FGD yang dibuka oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali Tri Budhianto ini mengangkat tema “Menguatkan UMKM melalui KUR dan Kredit UMi untuk Bali yang Sejahtera”.

Hadir dalam FGD yakni Pemerintah Daerah se Provinsi Bali, Bank/Perusahaan Pembiayaan/Koperasi Penyalur KUR/Kredit UMi, Perusahaan Penjamin dan pelaku UMKM di Provinsi Bali, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali, Kantor Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali dan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusra. Adapun materi pokok yang dibahas antara Iain Perkembangan Kinerja Kredit Program secara Nasional, Evaluasi Penyaluran Kredit Program di Provinsi Bali, Evaluasi Kebijakan Kredit Program dan Rencana Kebijakan KUR Tahun 2020.

Tri Budhianto mengatakan kegiatan FGD yang diinisiasi oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali ini, diselenggarakan sebagai sarana untuk menyampaikan hasil monitoring dan evaluasi pelaksanaan kredit program dan sebagai wadah diskusi terkait upaya optimalisasi pelaksanaan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Ultra Mikro (UMi). “Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali melalui pengembangan UMKM dan dunia usaha,” tambahnya.

Baca Juga :
Ridwan Kamil unggul di jajak suara pilpres Iwan Fals

Menurutnya para pemangku kebijakan (stakeholder) diharapkan dapat saling bekerja sama sehingga pertumbuhan perekonomian ke depan bisa lebih baik lagi. Tri Budhianto mengakui saat ini masih ada UKM yang belum bisa mengakses modal di perbankan. Ke depan ini harus bisa dicarikan solusinya sehingga makin banyak UKM yang bisa mendapatkan modal usaha dengan bunga rendah (KUR).

Pada kesempatan ini, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali juga menyampaikan apresiasi dengan memberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah, Penyalur KUR, dan Penyalur Kredit UMi yang memiliki kinerja terbaik di tahun 2019 dalam mendukung penyaluran kredit program.

Untuk kategori Pemda Pengunggah Data Calon Debitur Potensial pada Aplikasi SIKP Terbaik Tahun 2019 diraih oleh Kab. Klungkung, Kab. Tabanan dan Kota Denpasar. Kategori Penyalur Kredit Usaha Rakyat Terbaik Tahun 2019 diterima oleh PT BRI (Persero) Tbk Kanwil Denpasar, PT BNI (Persero) Tbk. Kanwil Denpasar, dan PT BPD Bali Kantor Pusat Denpasar. Selanjutnya untuk kategori Penyalur Kredit Ultra Mikro Terbaik Tahun 2019 diraih oleh Kantor Cabang Pegadaian Denpasar, Kantor Cabang Pegadaian Tabanan dan Kantor Cabang Pegadaian Jembrana. (hd)

Leave a Comment

Your email address will not be published.