Market Sounding Proyek KPBU,  Pemkab. Badung Paparkan Pembangunan Jaringan Utilitas Terpadu dan Jalan Lingkar Selatan

Bupati Giri Prasta bersama Sekda dan Kadis PUPR saat Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kantor BKPM di Jakarta, Rabu (18/12)

Balinetizen.com, Mangupura

Pemkab. Badung dalam hal ini Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) IB Surya Suamba melakukan pemaparan mengenai pembangunan jaringan utilitas terpadu dan jalan lingkar selatan Kabupaten Badung dalam acara Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang digelar Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Badung dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas serta Kantor Bersama KPBU bertempat di Kantor BKPM di Jakarta, Rabu (18/12). Acara ini bertujuan untuk mendapatkan feedback dalam rangka meningkatkan kualitas kajian prastudi proyek KPBU Pembangunan Jaringan Utilitas Terpadu dan Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Badung. Acara tersebut dihadiri Deputi Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Ikmal Lukman, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Ketua Simpul KPBU beserta anggota KPBU yang terdiri dari Kepala BPKAD, Kadis PMPTSP dan Kabag Hukum Setda Badung.

Dalam acara Market Sounding proyek tersebut diisi penjelasan skema KPBU oleh Kementerian PPN/Bappenas, penjelasan dukungan pemerintah terkait Project Development Facility dan Viability Gap Funding oleh Kementerian Keuangan, penjelasan tentang penjaminan proyek infrastruktur oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia dan presentasi proyek  pembangunan jaringan utilitas terpadu dan jalan lingkar selatan Kabupaten Badung oleh Kadis PUPR Badung IB Surya Suamba serta diakhiri dengan konsultasi proyek.

Dalam pemaparannya Kadis PUPR IB Surya Suamba menerangkan, bahwa proyek jalan lingkar selatan akan memiliki panjang total 31,3 km, terdapat dua buah terowongan dengan panjang 3,5 km dan 2,5 km, terdapat pula elevated segmen sepanjang 1,6 km. Proyek yang dirancang menelan dana Rp. 7,97 triliun ini akan diawali dengan kajian awal prastudi kelayakan yang direncanakan selesai tahun 2019 ini. Dilanjutkan kajian akhir prastudi kelayakan mulai semester 1 tahun 2020, tahap transaksi mulai semester 2 tahun 2020, tahap konstruksi mulai semester 1 tahun 2021 dan tahap operasional mulai semester 1 tahun 2023 nanti. Penanggungjawab proyek adalah Bupati Badung dengan skema proyek KPBU, dimana kerjasama ini juga dalam bentuk pengembalian investasi dengan masa kerjasama 15 tahun.

Baca Juga :
Presiden: Ubah Struktur Ekonomi Berbasis Komoditas Menjadi Ekonomi Berbasis Inovasi Teknologi

Sementara terkait jaringan utilitas terpadu, Surya Suamba menjelaskan, proyek jaringan utilitas terpadu ini merupakan yang pertama di Indonesia, dibangun sepanjang 10 km mulai wilayah Seminyak, Legian dan Kuta, Kecamatan Kuta, Badung. Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengatasi kabel udara yang menurunkan nilai ektetika serta mengganggu pelayanan masyarakat dan wisatawan. Didalam jaringan utilitas terpadu bawah tanah akan ditaruh kabel listrik, kabel Telkom maupun kabel internet. Guna mengatisipasi air hujan didalam lorong utilitas, dipasang pompa dan membuangnya ke drainase. Proyek ini sudah mulai dikerjakan di tahun 2019, dengan pengerjaan mulai pukul 11 malam hingga pukul 5 pagi sehingga tidak mengganggu masyarakat dan lalu lintas yang dirancang menelan dana Rp. 1,055 T.

Sementara itu Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta meyampaikan bahwa Proyek Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Badung telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021. Kabupaten Badung merupakan pintu gerbang pariwisata pulau dewata serta menjadi tujuan Meeting, Incentif, Conference dan Exhibition (MICE) internasional, sehingga diperlukan dukungan infrastruktur yang memadai dan berstandar internasional. Oleh karenanya pembangunan infrastruktur Jaringan Utilitas Terpadu dan infrastruktur Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Badung ini memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam rangka mendukung kelancaran dan kenyamanan berbagai kegiatan dan event internasional yang diselenggarakan di Bali dan Kabupaten Badung khususnya. Sumber : Humas Pemkab Badung

Leave a Comment

Your email address will not be published.