Jelang Pilkada 2020, PANWASCAM se-Badung Dilantik

Avatar

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta disaat menyaksikan Pelantikan PANWASCAM di Kabupaten Badung, bertempat di Gedung Gosana III, Kantor DPRD Badung, Senin (23/12) 

Balinetizen.com, Mangupura

Untuk menjaga netralitas terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Badung Tahun 2020 yang akan datang, Senin (23/12) kemarin dilaksanakan Pelantikan Panitia Pengawas Pelaksanaan Pilkada tingkat Kecamatan (PANWASCAM) di Kabupaten Badung yang mengambil tema “Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”. Panitia Pengawas Pilkada dari 6 (enam) Kecamatan di Badung ini dilantik oleh Kepala Bawaslu Kabupaten Badung I Ketut Alit Astasoma, bertempat di Gedung Gosana III, Kantor DPRD Badung.

Acara ini dihadiri dan disaksikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Bawaslu  Propinsi Bali I Wayan Wirka, perwakilan Forkompinda Kabupaten Badung, Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta serta OPD terkait.

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Badung, Ketut Alit Astasoma menekankan saat ini lembaga Bawaslu Kabupaten/Kota telah mengalami peningkatan status yang sebelumnya adalah lembaga ad hoc dan kini telah bermertamofosis menjadi sebuah badan yang disebut dengan Bawaslu. Dimana bawaslu merupakan sebuah lembaga yang memiliki tugas untuk melindungi hak-hak kedaulatan rakyat dan memiliki wewenang dalam hal pencegahan, pengawasan, penindakan serta penyelesaian sengketa proses pemilu. Sehingga dapat menjamin kualitas proses pemilihan yang berintegritas dan hasil yang demokratis. “Bawaslu mempunyai tugas menjamin pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan secara demokratis sebagaimana diamanatkan pasal 18 ayat (4) UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945. Agar demokrasi yang merupakan sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat dapat terwujud, ” jelasnya.

Sementara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya mengharapkan petugas pengawas pemilu kecamatan dapat melaksanakan tugas dengan baik tentunya selalu berkomunikasi, bersinergi dan menyamakan persepsi dengan petugas KPU sebagai penyelenggara pemilu. Sehingga keberhasilan pelaksanaan pemilukada akan membawa arah masa depan bangsa yang lebih baik. “Kami berharap Bawaslu dapat menekan terjadinya permasalahan dalam proses pemilukada. Mengedepankan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, sehingga kualitas pemilu terjaga dengan baik, ” jelasnya. Kedepan Bupati juga berharap Kabupaten Badung menjadi salah satu contoh di Indonesia dalam penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil. Sumber : Humas Pemkab Badung

Baca Juga :
Bupati Karanganyar: Saksi BPN di MK Mengada-ada

Leave a Comment

Your email address will not be published.