Depresi Akibat Sakit Maag Yang Tak Kunjung Sembuh, Gede Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Avatar
Keterangan Foto: Garis polis tang dipasang di rumah korban bunuh diri, Banjar Bayad, Desa Kedisan, Tegallalang, Senin (30/12/2019) petang. 
Balinetizen.com, Gianyar
I Gede Serengan (49) asal Desa Les, Kecamatan Tjakula, Kabupaten Buleleng ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di rumahnya Banjar Bayad, Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Senin (30/12/2019) sekira pukul 16.00 wita. Korban ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri, penyebabnya diduga karena korban depresi akibat sakit maag yang dideritanya sejak lama belum sembuh.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian ini awalnya diketahui oleh anak korban yakni I Made Yoga Juli Bisana (22) yang ketika itu baru saja pulang dari kuliah. Setibanya dirumah, kemudian kondisi rumah dilihat cukup sepi. Selanjutnya saksi membuka kamar tibur korban dan alangkah terkejutnya ayahnya ditemukan dalam kondisi gantung diri.
Kapolsek Tegallalang, AKP I Gede Sukadana, membenarkan telah terjadi peristiwa tragis tersebut, pihaknya tidak menemukan luka akibat kekerasan di tubuh korban. “Ya memang benar, tidak ada bekas kekerasan di tubuh korban. Ini murni bunuh diri, kami duga korban mengalami depresi karena sakit maag nya tidak kunjung sembuh, ” ujarnya.
Dilanjutkan, pihak keluarga enggan dilakukannya otopsi terhadap jenazah korban dan menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah. “Pihak keluarga tidak ada melaporkannya ke kami, saat kami minta untuk dilakukannya otopsi juga ditolak,” tutur Kapolsek.
Dari hasil pemeriksaan oleh dokter, diketahui bahwa korban meninggal dunia satu jam sebelum ditemukan oleh saksi yaitu anak korban.  (Ctr)
Baca Juga :
Penghijauan, Hari Juang TNI AD 2019 Dibuka Pangdam IX/Udayana

Leave a Comment

Your email address will not be published.