Akibat Kembang Api, Gudang Ijuk di Blahbatuh Terbakar

Keterangan Foto: Petugas Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi kebakaran gudang ijuk akibat kaembang api di Banjar Teges, Blahbatuh, Selasa malam.

Galinetizen.com, Gianyar

Akibat kembang api, sebuah gudang penyimpanan ijuk di Banjar Getas Kagin, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh Gianyar terbakar, Selasa (31/12/2019) malam pukul 23.05 wita. 3 unit armada pemdam kebakaran pun dikerahkan kelokasi untuk segera memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian kebakaran tersebut pada awalnya diketahui oleh saksi bernama Komang Etot asal Abianbase Kaja Kauh. Ilihatnya bumbungan asap mengepul dari sebuah gudang dan saksi segera menuju ke Pos Damkar untuk melaporkan kejadian tersebut.

Kasat pol PP dan Damkar Gianyar, Made Watha, saat dikonfirmasi mengatakan, ia sedang memantau situasi lapangan Astina, Gianyar. Mendapat laporan adanya kebakaran, pihak damkar menerjunkan 3 armada untuk memadamkan api. Pemdam yang dilakukan tidak terlalu lama namun cukup ektra, lantaran objek yang terbakar adalah ijuk.

“Karakter api yang membakar diijut biasanya menyalah didalam, tidak ada masalah dalam pemadaman, beruntung dilaporkannya cepat”  ujarnya.

Watha mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki, namun dari keterangan didilapangan diperkirakan karena percikan kembang api. “masih diselidiki, diperkirkan dari kembang api” ujarnya. Beruntung dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa. pemilik mentaksir kerugian mencapai Rp. 50 juta.

Sementara di tempat lain, dengan waktu yang hampir bersamaan, sebuah pohon kelapa terbakar. Berlokasi di banjar Gubat, Petemon, Tampaksiring. Damkar Gianyar mengerahkan 2 unit mobil pemadam untuk menyemprotkan air ke pohon kelapa yang lumayan tinggi. Tidak ada kerugian materi maun pun korban jiwa dalam kejadiaan ini. Penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan. (Ctr)

Baca Juga :
Pelabuhan Laut Nusa Penida di Banjar Nyuh Mendapat Pengembangan

Leave a Comment

Your email address will not be published.