Duo Pecandu Kokain Asal Australia Divonis Ringan

Duo Pecandu Kokain Asal Australia Divonis Ringan

Balinetizen.com, Denpasar

Majelis hakim PN Denpasar pimpinan Engeliky Handajani Dai memvonis ringan Manajer Lost City Club, Canggu, Bali,David Dirk Johanes Van Lersel (38), dan sahabatnya yang bekerja sebagai konsultan perhotelan, William Roy Astillero Cabangtog (36) Selasa (7/1). Dalam putusannya, hakim menjatuhkan vonis 9 bulan penjara untuk terdakwa David Dirk Johanes Van Leser dan 1 tahun penjara untuk William Roy Astilero Cabngtog. Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Ni Made Ayu Citra Maya Sari menuntut David 1 tahun dan 2 bulan (14 bulan) penjara sedangkan William sedikit lebih berat yakni 1 tahun dan 6 bulan (1,5 tahun) penjara. Dalam amar putusannya, hakim sependapat dengan jaksa bahwa kedua terdakwa asal Australia ini terbukti bersalah menyalahgunakan narkotika jenis kokain. “Kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35/2009 tentang Narkotika,” tegas hakim.

Mendengar putusan hakim itu, terdakwa tampak tertunduk lesu. Polisi menangkap terdakwa Jumat 19 Juli 2019 sekitar pukul 02.30 Wita, di klub malam Lost City Jalan Batu Mejan, Gang Surft, Banjar Padang Lingjong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Bali.
Saat itu, David dan William sedang bersama di ruang kerja David. Dari tangan terdakwa, polisi menyita 1 plastik klip berisi serbuk putih mengandung kokain dengan berat 1,12 gram. Kokain itu merupakan sisa pakai dari kedua terdakwa. Di motor terdakwa Yamaha NMax DK 6287 FAU. Polisi menemukan satu unit timbangan elektronik dan dua klip plastik kosong. Dari pengakuan kedua terdakwa, David telah mengonsumsi kokain sejak berusia 18 tahun dan William sejak usia 20 tahun agar perasaan lebih senang dan tenang. (NT-BN)

Baca Juga :
Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng Masifkan Vaksinasi di Daerah Padat Penduduk dan Mobilitas Tinggi

Leave a Comment

Your email address will not be published.