Mayat yang Diduga Korban Perahu Dihantam Ombak di Pantai Cucukan Ditemukan

Avatar
Mayat yang diduga sebagai korban perahu yang dihantam ombak besar di Pantai Cucukan, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, pada Minggu (5/1/2020) akhirnya ditemukan di depan Rumah Luwih Pantai Lebih Gianyar pada Selasa (7/1/2020) sekitar pukul 03.00 wita.

Balinetizen.com, Gianyar-  

 

Setelah melakukan penyisiran selama satu hari, akhirnya mayat yang diduga sebagai korban perahu yang dihantam ombak besar di Pantai Cucukan, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, pada Minggu (5/1/2020) akhirnya ditemukan di depan Rumah Luwih Pantai Lebih Gianyar pada Selasa (7/1/2020) sekitar pukul 03.00 wita. Penemuan mayat terdampar yang duduga kuat adalah pekerja Bali Safari Marine Park, Aproyosi, yang tenggelam.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Balipuspanews.com, penemuan mayat ini pada awalnya ditemukan oleh satpam Rumah Luwih, I Wayan Gargita, yang ketika itu sedang melakukan patroli di kawasan sekitar pantai. Lalu dilihatnya sesuatu di pinggir pantai dan sotak terkejutnya ia bahwa terdapat sesosok mayat yang terdampar.

Setelah itu, Gargita lalu menghubungi salah satu petugas Balawista Gianyar, Ketut Weta untuk memberitahukan terkait penemuan mayat tersebut.

Selang beberapa saat, petugas dari PMI, TRC BPBD, serta kepolisian langsung datang kelokasi untuk melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Gianyar, Anak Agung Oka Digjaya, mengatakan bahwa identitas korban belum jelas, “Masih belum bisa kita pastikan, tetapi dugaan mengarah ke korban perahu yang dihantam ombak, ” ujarnya.

Sedangkan Kabag Ops Polres Gianyar KOMPOL Dewa Gede Mahaputra mengatakan bahwa idntitas mayat yang ditemukan di Pantai Lebih masih belum diketahui, “Identitas mayat tersebut masih belum bisa pastikan,” ujarnya singkat.

Saat ini, mayat laki-laki tersebut sudah di evakuasi menuju Rumah Sakit Sanglah Denpasar untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Pewarta : Catur
Editor : Whraspati Radha

Baca Juga :
Dibalik Kapolres Buleleng Sinar Subawa Gelontorkan 1000 Masker, Para Ibu Nelayan Anturan Meminta Bantuan Bahan Pokok Makanan

Leave a Comment

Your email address will not be published.