Demam Berdarah, Kakak dan Adik Dirawat di Puskesmas Pengambengan

Avatar

 

Balinetizen.com, Jembrana

Puskesmas II Negara yang kerap disebut Puskesmas Pengambengan di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara hingga Jumat (10/1) masih merawat 6 orang pasien positif Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Demam Berdarah.

Dua diantaranya kakak dan adik yakni Ni Made Mita Sri Wulandari (16) dan Ni Komang Eri Udayani (14). Keduanya tinggal bersama ibunya di mes Pura Segara, Pengambengan, namun berasal dari Desa Tegal Badeng Timur.

Menurut neneknya Ni Wayan Sudiarni, yang pertama dirawat Ni Komang Eri kemudian disusul kakaknya. “Adiknya sudah pulang. Sekarang yang panas adiknya Ketut Yogi” ujar Sudiarni di Puskesmas Pengambengan, Jumat (10/1).

Yogi lanjutnya, di rumah dirawat oleh ibunya sambil jualan banten dan rencananya memang akan dibawa ke puskesmas.

Selain kedua kakak adik itu, seorang warga dari Desa Cupel, Fahrulrohjianto juga dirawat di Puskesmas Pengambengan karena DBD. Ia dirawat di puskesmas itu sejak empat hari.

Kepala UPT Puskesmas II Negara, dr Ni Made Anggraeni, Jumat (10/1) mengatakan sejak bulan Desember 2019 sampai 10 Januari 2020 ada 23 orang yang sudah dirawat karena DBD.

“Hari ini yang masih dirawat 6 orang. Kalau bulan Desember 2019 ada 13 orang, Januari sekarang 10 orang, tapi 4 orang sudah pulang” terangnya.

Pihaknya sudah sering turun ke lapangan dari menghimbau dan masyarakat untuk rutin melakukan 3 M dan fogging dalam upaya pencegahan DBD. Selain itu melalui perbekel dan lurah masyarakat juga diajak melakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) minimal dari lingkungan rumah sendiri. (Komang Tole)

Baca Juga :
TPF Rekomendasi Polri Bentuk Tim Teknis Cari Tiga Orang Dicurigai

Leave a Comment

Your email address will not be published.