Pusat Dinilai Lamban, Akhirnya Pemkab Gianyar Ambil Alih Pemeliharaan Jalan Bypass IB Mantra

Avatar
Pemkab Gianyar akhirnya mengambil langkah, Pemkab akan segera mengambil alih pemeliharaan jalan protokol ini.
ads

Balinetizen.com, Gianyar-

 

Banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi penerangan di seputaran Jalan Bypass Ida Bagus Mantra dari Ketewel sampai dengan Tulikuo Gianyar membuat Pemkab Gianyar akhirnya mengambil langkah, Pemkab akan segera mengambil alih pemeliharaan jalan protokol ini.
Sebetulnya, kewenangan terhadap pemeliharaan dan pengadaan LPJ di jalan alteri dilakukan oleh Direktorar Jendral Perhubungan Darat wilayah XII Bali dan NTB. Namun saat ini akan diambil alih oleh Pemkab Gianyar.
Kadis Perhubungan Gianyar, I Wayan Suamba mengungkapkan itu, Kamis (23/1/2020). Diakuinya, permasalahan di jalan baypas Ida Bagus Mantra sudah sejak  lama dikeluhakan oleh masyarakat. Karena itu Pemkab Gianyar pun  melakukan tindaklanjuti ke pusat, yakni melalui Direktorla Jendral Perhubungan Darat Wilayah XII Bali dan NTB, di Jakarta.
 “ Hari ini kami rapat di Jakarta untuk kelanjutan pemeliharaan dan pengadaan Lampu Penerang jalan (LPJ) sepajang baypas Ida Bagus Matra, Gianyar untuk tahun 2021.  Kami akan usulkan pemeliharaan dan pengadaan” ujar Wayan Suamba.
Dikatakanya, untuk tahun 2020 sesuai hasil koordinasi Dinas Perhubungan Gianyar dengan BPTD sementara tahun 2020 pemeliharaan LPJ akan dilakukan bertahap sesuai ketersediaan anggaran yaitu 165 titik lampu di persimpangan persimpangan ruas wilayah baypas Prof. Ida Bagus Mantra, Gianyar, “Jalan prof Mantra dan LPJ pengadaan maupun pemeliharaan itu kewenangan Kementrian Perhubungan lewat Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XII ( Bali & NTB), sementara tahun ini pemeliaharaan dilakukan bertahap, di 165 titik persimpangan” ujarnya.
Sebelumnya masyarakat telah berulang kali mengluhakan terkait permasalah baypas ini. Lantaran lampu LPJ mati, para pengguna jalan harus was-was bila memasuki baypas ida bagus mulai memasuki Wilayah Banjar Lembeng, Desa Ketewel, hingga ketimur lantaran jalan gelap gulita.
Menurut penuturan warga setempat, LPJ baru hidup bila ada even dan kunjungan presiden. Seperti lari maraton even internasional. “Waktu pak presiden Jokowi hadir di Bali, semua LPJ ketimur ini nyala, setelah balik ke Jakarta, mati lagi” Ujar  pria yang membuka bengkel sepeda motor dipinggiran jalan baypas prof. IB Mantra.
Sementara Rabu (22/1/2020) malam, dari pukul 20.00 wita hingga pukul 11.00 wita sedikitnya ada tiga orang pengendara mengalami kecelakaan, karena tidak melihat adanya lobang pada padan jalan lantaran lampu penerang jalan yang ada padam. Beruntung semua pengedara tersebut selamat hanya mengalami beberapa luka di tubuhnya.

 

Baca Juga :
Big Match, SMKN 3 Singaraja vs SMAN 4 Singaraja

Pewarta : Ketut Catur
Editor : Mahatma Tantra

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may like

Hot Videos
In the news
Load More
ads