Geraka Pramuka Bali, Siap Jadi Kader Penggiat Anti Narkoba

Pelantikan Mabida (Majelis Pembimbing Daerah), Pengurus Kwarda Bali, Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) dan Badan Kelengkapan berlangsung Senin 27 Januari 2019 di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali.

Balinetizen.com, Denpasar-

 

Pelantikan Mabida (Majelis Pembimbing Daerah), Pengurus Kwarda Bali, Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) dan Badan Kelengkapan berlangsung Senin 27 Januari 2019 di Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali.

Ada sisi menarik yang dilontarkan Ka Kwarnas Budi Waseso dalam pelantikan tersebut, yakni mendorong gerakan pramuka untuk menjadi penggerak dan kader anti narkoba.

Sejatinya setiap anggota Pramuka harus juga menjadi kader-kader penggerak pencegahan penyalahgunaan bahaya narkoba terutama dalam mensukseskan program P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika). Untuk itu Kepala Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nasional (Kwarnas), Komjen Pol Budi Waseso akan mengusulkan kepada legislatif untuk dapat merevisi UU Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, yang nantinya akan mengakomodasi anggaran operasional agar menjadi bagian dari pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.

“Kita akan mengusulkan perubahan kepada Dewan terkait UU Pramuka agar ada anggaran untuk pelaksanaan program tersebut dan diharapkan Bali menjadi role model-nya,” ujar Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas), Komjen Pol Budi Waseso yang akrab dipanggil Buwas.

Ketua Kwartir Daerah (Kawarda) Bali, I Made Rentin mengemukakan bahwa pihaknya berencana dan sudah pernah melakukan pertemuan awal untuk mewujudkan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali dalam melaksanakan Program Saka Bersinar (Satuan Karya Bersih Narkoba) yang akan dilakukan secara komprehensif dan meluas ke seluruh wilayah di Bali.

“Intinya Kwarda Bali sangat mendukung dan ikut serta secara aktif dalam P4GN tersebut, mari selamatkan generasi muda Bali dari bahaya narkoba, dari Bali untuk indonesia,” terangnya.

Bahkan telah dipersiapkan tenaga-tenaga telatih penggiat anti narkoba beserta alat kelengkapan dokumentasi kampanye pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba berupa slide dan film dokumenter tentang jenis-jenis narkoba baru (New Physcoactive Substance) yang telah beredar di Indonesia untuk segera dilaksanakan akselerasi program tersebut.

Baca Juga :
Sembilan Meninggal Dunia Akibat Banjir Jakarta dan Sekitarnya

 

Editor : SUT

Leave a Comment

Your email address will not be published.