dr. Arya Widiana Pasek Serahkan ke Proses Hukum

dr.Arya Widiana Pasek

Balinetizen.com, Denpasar-

 

Kabid Pengendalian dan Operasional RS Mangusada, Badung, dr.Arya Widiana Pasek dikonfirmasi di kantornya, Kamis (30/1) membenarkan bila Ditkrimsus Polda Bali tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan pemotongan uang jaspel dokter. Penyelidikan itu berdasarkan laporan dari masyarakat tentang pemotongan jaspel.
“Intinya kami dari manajemen sangat terbuka memfasilitasi semua proses polisi, polisi meminta data. kami berikan lima dus dokumen hard copy dan soft copy kami serahkan dari awal,”ujar Arya yang mengaku pernah jadi kontributor koran sore di Surabaya ini.

Pun demikian, Arya mengaku tidak bisa mengomentari benar atau salah dalam kasus ini, karena polisi yang mempunyai kewenangan melakukan proses penyelidikan.

Dijelaskan pula, kalau pemotongan yang dimaksud memang ada tapi untuk suka dan duka. Hal itu berdasar kesepakatan pegawai tertanggal 23 Desember 2014 untuk kegiatan suka duka memberikan santunan menikah dan kematian. “Uangnya diambilkan dari jasa pelayanan dan keuntungan kantin. Setiap mendapat jaspel dipotong Rp 1.500,” sambung dokter bertato di lengannya ini.
Nah terkait pemotongan lain, lagi lagi dokter Arya menyatakan tidak bisa mengomentari itu karena semua sudah diserahkan ke Polda Bali. Saya bukan dalam kapasitas mengomentari itu. Semua diberikan pada September 2019.

Malah ditegaskan pemotongan selain kesepakatan tidak bisa mengklarifikasi, sebab setahunnya tidak ada. “Saya tidak tahu ada atau tidak pemotongan di luar kesepakatan pegawai. Kami juga belum mendapatkan klarifikasi dari polisi. Apalagi terkait jumlah dan siapa saja yang dipotong. Yang jelas kami terbuka dengan proses penyelidikan polisi,” jelasnya.
Saat didesak kembali soal pemotongan jaspel dokter, dokter Arya mengatakan “Saya ada di manajemen. Saya tidak tahu ada atau tidaknya pemotongan di luar kesepakatan. Kami serahkan pada polisi untuk proses hukum.” sebagai upaya membantu pengungkapan kasus ini direktur utama sudah menginstruksikan membantu proses ini.

Baca Juga :
Pedangdut Imam S Arifin meninggal dunia

 

Editor : SUT

Leave a Comment

Your email address will not be published.