Karyawan Hotel Aditya Lovina Nekat Gantung Diri Di Pohon Mangga

Avatar
Foto : Ilustrasi. ist

 

Balinetizen.com, Buleleng –

PUTU HENDRA SETIAWAN (25) seorang karyawan Hotel Aditia Lovina beralamat tempat tinggal di Banjar Dinas Sinalud Desa Kayu Putih Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Bali, pada Rabu, 29 Januari 2020 sekitar Pukul 08.00 Wita nekat menggantung dirinya di cabang Pohon Mangga yang mengakibatkan meninggal Dunia.

Kronologis kejadian :
Pada Rabu 29 Januari 2020 sekitar Jam 09.00 Wita korban PUTU HENDRA SETIAWAN menanyakan tali kepada orang tuanya yang bernama KETUT NAYA (49). Namun saat itu orang tuanya tidak memberikannya dan orang tuanya tidak punya kecurigaan apa. Kemudian korban meninggalkan rumah, tidak berselang lama ayah korban memanggilnya dan korban menyahut dari arah kebun. Karena dipanggil, korban langsung mendekati orang tuanya. Setelah ditanya bikin apa dikebun, korban menjawab sedang buang air besar. Kemudian orang tua korban menyuruhnya untuk membeli lauk pauk. Saat itu korban malah balik menyuruh orang tuanya membeli lauk pauk serta memberikan uang Rp.50 ribu kepada orang tuanya. Kemudian orang tuanya pun berangkat membeli lauk pauk. Tidak lama kemudian, orang tuanya kembali ke rumah dan menanyakan keberadaan korban kepada istrinya. Istrinya menyatakan tidak tahu dan menjawab paling ke rumah BTN. Lantas orang tua korban berangkat ke kebun mencari rumput sembari kepikiran anaknya. Oleh karena perasaan tidak enak, orang tuanyapun mencari keberadaan korban dan menemukan korban telah gantung diri di Cabang Pohon Mangga yang berlokasi tidak jauh dari rumahnya. Melihat keadaan anaknya itu, iapun langsung memeluk kaki korban dan berusaha mengangkatnya sambil memanggil-manggil istrinya untuk mengambilkan sabit. Kemudian istrinyapun datang membawa sabit, dan langsung memutuskan tali yang menggantung korban. Setelah itu korban ditaruh di tanah dan orang tuanya berusaha memberikan pertolongan dengan menekan nekan dada korban. Namun korban tidak merespon lagi. Selanjutnya orang tua korban memberitahukan kepada tetangganya untuk selanjutnya dibawa ke rumahnya yang berada di Banjar Dinas Lebah.Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali.

Baca Juga :
Update, Pasien Sembuh dan Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 2 Orang

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Dr. KETUT ISMAYANA didampingi Bidan Desa LUH ASTRINI, disebutkan bahwa upil mata korban tidak respon pada cahaya, denyut nadi tidak ada, napas negatif, tubuh kaku, Keluar kotoran dari dubur, dan tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban, terdapat luka bekas jeratan pada leher, terdapat cairan yang keluar dari alat kelamin. Disimpulkan bahwa berdasarkan ciri ciri tersebut merupakan ciri ciri gantung diri
“Diperkirakan korban mengalami depresi, mengingat kurang lebih sudah tiga hari korban selalu murung dan kemungkinan karena diputusin.” ujar Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Sumarjaya seijin Kapolres Buleleng.
“Barang bukti 1 buah tali plastik dengan panjang 1,5 meter yang dipakai gantung diri oleh korban.” tandasnya.

 

Pewarta : Gus Sadarsana
Editor : Whraspati Radha

Leave a Comment

Your email address will not be published.