DR. I Ketut Mardjana Dipercaya Nakhodai BPPD Bangli

Avatar
Bupati Bangli, I Made Gianyar melantik unsur penentu kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah Bangli yang dipimpin oleh I Ketut Mardjana, pelantikan dilakukan di wantilan Pura Dalem Langgar, Bangli, Selasa (11/2/2020).

Balinetizen.com, Bangli-

 

Tak ingin berlama-lama dalam mengambil keputusan untuk segera menggairahkan sektor kepariwisataan ditengah terpaan turunnya kunjungan wisata akibat virus corona, Bupati Bangli, I Made Gianyar melantik unsur penentu kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah Bangli yang dipimpin oleh I Ketut Mardjana, pelantikan dilakukan di wantilan Pura Dalem Langgar, Bangli, Selasa (11/2/2020).

“Kami mempercayakan pakar dan praktisi pariwisata DR I Ketut Mardjana untuk segera menata peta jalan (roadmap) kepariwisataan Bangli agar lebih maju, lewat tangan dingin beliau beberapa perusahaan BUMN seperti PT POS mengalami kejayaan,” kata Bupati Bangli, I Made Gianyar.

Menurutnya, Bangli memerlukan sosok enterpreneur yang berfikir ‘out of the box’ yang akan melakukan terobosan dan peluang bagi peningkatan pendapatan daerah (PAD).

I Ketut Mardjana memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi Bangli yang memberikan kepercayaan kepada dirinya dalam mengemban amanah negara dalam memimpin Unsur Penentu Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bangli.

“kami segera gerak cepat melakukan konsolidasi dan pemetaan terhadap beberapa sektor prioritas kepariwisataan yang efektif dalam meningkatkan layanan yang profesional agar terjadi peningkatan kunjungan wisata ke Bangli,” tutur Mardjana.

Ditengah kelesuan ini kita mendorong pariwisata domestik ini untuk bisa datang ke Bali sesuai dengan arahan pak Gubernur, Selanjutnya bagaimana kita mengadakan promosi ke beberapa negara potensi seperti Eropa, Amerika, New zeland dan Australia ini untuk bisa kita dorong promosi-promosinya dengan melakukan komunikasi intensif dengan beberapa Konsul Jenderal (Konjen).

“Juga pentingnya digitalisasi tourism marketing menuju era industri 4.0 yang mengacu kepada Extended Marketing Mix (7p’s) yang menyangkut product, prize, promotion, place, people, process dan physical evidence yang akan diterapkan dalam industri pariwisata Bangli,” terang Mardjana.

Baca Juga :
Kemenkes Serahkan Bantuan untuk Penanganan Covid-19 di Bali

Sebab menurutnya, peran dari digital marketing akan sangat penting dan strategis untuk meraih pasar yang lebih luas, kekuatan media sosial sebagai wadah penyebaran informasi secara masif sangatlah efektif dan mutlak dilaksanakan. (hd)

 

Pewarta : Hidayat
Editor : Mahatma Tantra

Leave a Comment

Your email address will not be published.