Bertemu Ribuan Juru Arah dan RT/RW, Bupati Artha Ajak Jaga Situasi Kondusif

Avatar
Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan termasuk beberapa anggota DPRD serta para pimpinan OPD Pemkab Jembrana saat melakukan pertemuan tatap muka secara maraton terhadap seribu lebih para juru arah dan RT/RW yang ada di Kabupaten Jembrana .
ads

Balinetizen.com, Jembrana-

 

Kabupaten Jembrana selama ini dikenal sangat hetrogen. Namun kehidupan umat di masyarakat senantiasa hidup rukun dan kondusif. Meski demikian, Bupati Jembrana I Putu Artha selalu wanti-wanti dalam setiap kesempatan agar situasi keamanan di setiap desa selalu kondusif dan stabilitas juga tetap terjaga. Seperti yang disampaikan Bupati I Putu Artha saat menyerahkan dana operasional untuk semester pertama , secara marathon di 4 titik , Rabu(13/2).

Didampingi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan termasuk beberapa anggota DPRD serta para pimpinan OPD Pemkab Jembrana saat melakukan pertemuan tatap muka secara maraton terhadap seribu lebih para juru arah dan RT/RW yang ada di Kabupaten Jembrana . Acara juga dihadiri oleh Perbekel masing masing desa. Untuk kecamatan Melaya di pusatkan di GOR kecamatan Melaya yang berlokasi di desa Nusasari, untuk para Juru dan RT/RW yang ada di kecamatan Mendoyo dan Pekutatan di Aula pertemuan desa Penyaringan. Sedangkan untuk kecamatan Jembrana dan Negara dipusatkan di GOR Kresna Jvara-Sawe kelurahan Dauhwaru.

Bupati Artha meminta kepada masing masing juru arah situasi yang sudah kondusif ini agar terua dijaga .Caranya dengan menginformasikan hal yang tepat , informasi yang benar termasuk mensosialisasikan program – program pemerintah daerah.

Keberadaan para Juru dan RT/RW yang ada ditiap desa dan kelurahan, kata Bupati Artha, mempunyai peran cukup strategis di wilayahnya masing-masing. Melihat tugas-tugasnya cukup kompleks, maka keberadaan para Juru dan RT/RW kedepan bisa lebih mendapat perhatian. “kami juga minta kepada para Juru dan RT/RW ini, selain tugas-tugas rutinnya “mepengarah”( memberi tahu anggota warganya di banjar/RT, juga kami mengarapkan mampu mensosialisasikan terkait program-program pemerintah baik yang sudah, sedang dan program yang akan dilaksanakan di Kabupaten Jembrana. Karena beban dan tugas yang strategis itu, kita tentu akan perhatikan para Juru dan RT/RW itu. Salah satunya melalui penyerahan uang operasional ini ,“ terangnya.

Baca Juga :
Kritisi Pelaksanaan Pergub No. 99 Tahun 2018 : Gubernur Koster Mengapresiasi Masukan Masyarakat

Terkait dengan dana operasional yang diserahkan, Kepala Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa, I Gede Sujana mengaku, kalau dana operasional yang diserahkan itu untuk semester pertama tahun 2020. “ini kita berikan kepada para Juru RT dan RT/RW secara rutin setiap tahun dengan dua kali tahapan. Saat ini merupakan tahap pertama dan tahap kedua atau tahap akhir akan kita berikan sekitar akhir tahun ini, ” tandas Sujana.

Untuk juru dan RT/RW di kecamatan Melaya diberikan dana operasional kepada 356 orang juru arah, kecamatan Jembrana 288 orang, Negara 366 orang sementara yang di Aula Desa Penyaringan yakni kecamatan dan kematan Medoyo sebanyak 418 dan kecamatan pekutatan sendiri sebanyak 193 Juru dan RT/RW total 1621 orang dengan rincian para Juru RT/RT kebagian dana operasional setahun sebesar Rp. 1.200.000″ kata Sujana.

 

Sumber : Humas Pemkab Jembrana

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may like

Hot Videos
In the news
Load More
ads