Kuasa Hukum RIDC Apresiasi Polda Bali dan NTT Bekuk Tersangka Penggelapan Uang

Avatar
Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA), Rote Island Development Corporation (RIDC) lewat kuasa hukum Iwan Neno, SH dan mitra usahanya di Indonesia, Melkianus Boleng memberikan apresiasinya kepada aparat Kepolisian Polda Bali dan Polda NTT yang telah berhasil membekuk salah satu aktor penipuan investasi di Pulau Rote yaitu Yulia Astutik/YAS (40 Thn) di kawasan Sanur, Denpasar pada hari Jum'at 28 Februari 2020 pukul 13.00 WITA.

Balinetizen.com, Denpasar-

 

Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA), Rote Island Development Corporation (RIDC) lewat kuasa hukum Iwan Neno, SH dan mitra usahanya di Indonesia, Melkianus Boleng memberikan apresiasinya kepada aparat Kepolisian Polda Bali dan Polda NTT yang telah berhasil membekuk salah satu aktor penipuan investasi di Pulau Rote yaitu Yulia Astutik/YAS (40 Thn) di kawasan Sanur, Denpasar pada hari Jum’at 28 Februari 2020 pukul 13.00 WITA.

“Wanita ini diduga menjadi mediator dalam hal penyaluran distribusi uang untuk urusan pembebasan lahan melalui rekeningnya oleh tersangka utama Wim Van Rijs yang saat ini masih buron,” kata Pengacara RIDC, Iwan Neno, SH, Jum’at (5/3/2020).

Pelapor (RIDC) adalah Ben Van Wijhe (Belanda), Melkianus Boleng yang melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan uang oleh tersangka Win Van Rijs di Polda Nusa Tenggara Timur dengan No LP/B/VII/2017/249/SPKT pada 25 Juli 2017.

“Kami sangat berterima kasih kepada aparat kepolisian NTT yang di ‘backup’ oleh Polda Bali dan berharap kasus ini segera diungkap sampai tuntas, karena ini menjadi preseden buruk pada setiap investasi asing yang masuk kebanyakan selalu mengalami banyak kendala dan kita semua harus membuktikan keseriusan penanganannya untuk mengembalikan kepercayaan investor,” harap Melki.

Pihaknya memuji kecepatan dan keahlian Tim Cyber kepolisian yang memiliki alata yang handal karena berkat kecanggihannya dapat mendeteksi keberadaan tersangka YAS dengan akurat di sebuah Klinik Konsultasi Psychology di bilangan Sanur.

Kini aparat kepolisian sedang melakukan pengembangan kasus 378 Jo 372 tentang Penipuan dan Penggelapan.

 

Pewarta : Hidayat
Editor : Mahatma Tantra

Baca Juga :
DP3AP2KB Gianyar Gelar Monitoring Sekolah Ramah Anak

Leave a Comment

Your email address will not be published.