Asam Urat, Warga Lateng Gantung Diri

Avatar
Balinetizen.com, Jembrana 
Seorang warga dari Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Wayan Asmita (67) ditemukan meninggal dunia karena gantung diri.
Saat ditemukan korban sudah meninggal dunia tergantung menggunakan tali berwarna biru yang terikat di fentilasi pintu masuk depan rumah. Korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena sakit asam urat yang dideritanya tidak kunjung sembuh.
Dari informasi, korban yang akrab disapa Pak Mang Kembar ini pertamakali diketahui Fathul Muin (47) dari Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara Senin (13/4) sekitar pukul 08.30 Wita.
Saksi yang sebelumnya tinggal di Lingkungan Terusan ini, saat itu hendak menjenguk korban atas permintaan Subagyawan tinggal di Denpasar.
Saksi Subagyawan sendiri dimintai tolong untuk menjenguk korban oleh anak semata wayang korban, Ni Putu Sri Wahyuni (47) yang kini menetap di Norwegia (Luar Negeri).
Setiba di rumah korban, saksi melihat korban duduk setengah terbaring di kursi dengan tali terlilit di leher dan ujung tali terikat di lubang fentilasi diatas pintu depan rumah.
Melihat korban seperti itu, saksi kemudian menyampaikan kepada tetangga korban Ni Komang Widiantari (42) yang kerap membawakan korban makanan dan selanjutnya dilaporkan keaparat kelurahan setempat.
Dari hasil pemeriksaan petugas medis Puskesmas II Negara dokter Ni Made Anggraini tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita seizin Kapolres Jembrana, Senin (13/4) membenarkan adanya kejadian gantung diri tersebut.
Menurut warga sekitar, korban tinggal di rumah bersama seorang cucunya (laki-laki). Namun saat kejadian tidak di rumah karena pergi ke Denpasar sejak dua hari lalu.
Korban sebenarnya akan kembali diajak berobat ke rumah sakit umum Negara oleh tetangganya. Sebelum sakit, korban dengan tato tengkorak dilengan kanan ini dikenal sebagai sosok suka menolong. (Komang Tole)
Baca Juga :
Tak Kuat Nanjak, Truk Fuso Terguling

Leave a Comment

Your email address will not be published.