BPOM Loka Buleleng Sidak Takjil, Ini Hasilnya

Avatar
BPOM Loka Buleleng yang membawahi wilayah Singaraja dan Jembrana, Rabu (29/4) sore melakukan sidak takjil (makanan dan minuman untuk berbuka puasa).

Balinetizen.com, Jembrana-

 

BPOM Loka Buleleng yang membawahi wilayah Singaraja dan Jembrana, Rabu (29/4) sore melakukan sidak takjil (makanan dan minuman untuk berbuka puasa).
Didampingi petugas dari Dinas Perindagkop Jembrana, sidak menyasar dua lokasi pedagang takjil yakni di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana dan Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara.
Dari dua lokasi itu petugas membeli sebanyak 28 jenis takjil untuk dijadikan sampel dan selanjutnya dilakukan uji lab di mobil keliling BPOM Loka Buleleng.
Kepala BPOM Loka Buleleng, Made Ery Bahari Hantana mengatakan, sidak yang dilakukannya merupakan bentuk pengawasan, guna memastikan apakah makanan dan minuman yang dijual mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan atau tidak.
Untuk mengetahuinya lanjutnya, pihaknya membeli sebanyak 28 jenis makanan dan minuman secara acak dari para pedagang.
“Dari 28 jenis sampel makanan dan minuman itu, setelah diuji lab, hasilnya negatif mengandung bahan berbahaya. Artinya makanan dan minuman untuk berbuka puasa itu layak dikonsumsi” jelasnya, Rabu (29/4).
Makanan dan minuman itu menurutnya diuji laboratorium dengan mengacu pada empat parameter atau indikator bahan berbahaya seperti formalin, boraks, Rhodamin B dan Methanil Yelow.
“Ini yang kedua kalinya. Tahun 2019 lalu, kita juga tidak menemukan bahan berbahaya pada makanan dan minuman yang dijual untuk berbuka puasa” pungkasnya.

 

Pewarta : Komang Tole
Editor : Mahatma Tantra

Baca Juga :
Dikarangasem, 4 Orang Pasien Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh, Bertambah 8 Kasus Baru

Leave a Comment

Your email address will not be published.