Bupati Suwirta Bantu Petani Garam dan Nelayan Kusamba

Avatar

Balinetizen.com, Klungkung

Cuaca ekstrim yang disertai hujan angin belakangan ini melanda Kabupaten Klungkung mengakibatkan tempat pertanian petani garam di wilayah Pantai Karang Dadi, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung menjadi rusak lantaran diterjang gelombang pasang pada Rabu (27/5) lalu. Akhirnya musibah tersebut mendapat perhatian serius ketika Bupati Suwirta turun ke lapangan untuk memberikan bantuan perbaikan dengan memakai uang operasionalnya kepada para petani garam, pada Sabtu (30/5) Pagi.

Dalam arahannya tersebut, Bupati Suwirta tidak henti-hentinya memberikan motivasi kepada para petani garam untuk kembali bangkit dan selalu menjaga semangat, meskipun lahan pertanian mereka ada yang hancur di terjal ombak. Pihaknya juga mengaku sangat semangat untuk membudidayakan garam tersebut, sebab garam merupakan bahan pokok. “Pergunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk memperbaiki tempat garam yang rusak,” pinta Bupati Suwirta kepada para petani garam.

Lebih lanjut, Bupati Suwirta juga menambahkan pihaknya sudah menugaskan dinas terkait agar kedepannya mengkaji secara maksimal terutama saat pendistribusian harga garam ini ke masing-masing supermarket maupun warung dengan harga yang standar. Selain itu, Bupati juga mengingatkan agar para petani garam bisa menjaga kesehatan dan keselamatan mengingatkan cuaca belakangan ini sangat buruk dan sering terjadi hujan angin hingga ombak besar. “Jaga kesehatan dan keselamatan di tengah pendemi covid-19 dan sering terjadinya hujan angin hingga ombak besar,” harap Bupati Suwirta.

Adapun masing-masing para petani garam yang terkena musibah abrasi ada delapan orang antara lain yakni Dewa Subawa, Ketut Kuturan, Dewa Nyoman Sandat, Ketut Kaping, Nyoman Keplag, Dewa Ketut Candra, Kertayasa dan Nengah Diana.

Masih dihari yang sama, Bupati Suwirta juga menyerahkan bantuan perbaikan kepada enam orang pemilik Jukung (perahu penangkap ikan tradisional) di Pantai Segara Kusamba yang sebelumnya juga terkena musibah diterjang ombak sehingga mengakibatkan perahunya rusak. Dana tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk perbaikan jukung. (Humasklk/puspa).

Baca Juga :
525 Atlet Buleleng Di Desentralisasi Pelatihan, Rebut Peringkat III PORPROV Bali Di Tabanan

Leave a Comment

Your email address will not be published.